Posts Tagged With: EXO-K

 
 

EXO Playgroup: Breaktime

EXO Playgroup_breaktime

EXO PLAYGROUP: Breaktime

Author : melurmutia

Main Casts : EXO member

Supporting Cast : Sunny as teacher

Genre : Playgroup life, friendship, comedy

Length : Series, Drabble

Rating : General

Disclaimer : I do not own the casts but the story. Gambar poster dari official web Ivy Club

Synopsis : Apa saja yang dilakukan murid-murid EXO Playgroup saat jam istirahat?

Note : Umur member EXO masih disama ratakan ._. Happy reading yeorobun. Semoga hari-hari kalian penuh kebahagiaan. Aku bawa drabble seri baru. Terserah kalian mau baca versi siapa duluan.

KLIK MURID FAVORITMU 😉

XIUMIN | LUHAN | KRIS | SUHO | LAY | BAEKHYUN

CHEN | CHANYEOL | KYUNGSOO | TAO | KAI | SEHUN

Categories: Baekhyun, Chanyeol, Chen, D.O, EXO Experience, Kai, Kris, Lay, Luhan, Sehun, Suho, Tao, Xiumin | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Suho)

Suho story

Heol, daebak!” seru Baekhyun tidak percaya.

Di waktu istirahat sekolah lagi-lagi meja Suho dikerumuni teman-temannya yang takjub melihat mainan robot keluaran terbaru miliknya. Mainan itu bisa dikatakan dambaan anak playgroup. Para orangtua di Korea mungkin akan membelikan mainan itu sebagai hadiah untuk anak mereka yang berprestasi. Itu pun hanya di beberapa kalangan tertentu saja karena mainan itu sangat mahal dan jumlahnya terbatas. Kali ini teman-teman Suho bisa melihat langsung dengan mata kepala mereka sendiri.

“Sumpah keren banget! Siapa yang beliin?” tanya Xiumin berbinar.

Appa.”

“Harganya berapaan? Pasti mahal deh!” tanya Chanyeol ingin tahu.

“Nggak mahal amat sih!”

Robot itu mulai bergerak luwes, berjalan, menendang, salto, berubah bentuk, dan sebagainya, membuat teman-temannya serempak bersorak dalam kelas. Kyungsoo, Xiumin, Luhan, Tao, dan Lay tak henti-hentinya bertepuk tangan dengan mulut terbuka. Baekhyun, Chanyeol, dan Chen sejak tadi berteriak semangat sambil sesekali menyentuh robot tersebut. Kai dan Sehun tidak terlalu menggebu karena mereka berdua memiliki robot serupa di rumah. Kris hanya menonton saja namun sebenarnya tidak terlalu tertarik.

Suho tersenyum bangga melihat ekspresi teman-temannya. Memang tujuan utamanya adalah pamer. Kalau ia bisa mendapatkan perhatian dari mereka karena mainan baru ini kenapa tidak? Bodoh sekali Kai dan Sehun yang justru diam saja saat mendapatkan robot mainan tersebut dari orangtuanya dan tidak pernah membawanya ke sekolah untuk diperlihatkan kepada teman-teman.

“Suho, aku coba pinjam dong!” rengek Baekhyun memasang ekspresi memelas.

“Boleh tapi sebentar aja ya! Hati-hati megangnya!”

Baekhyun menjerit senang. Kini dirinya yang memegang remote control. Ia memencet beberapa tombol dan robot itu bergerak sesuai keinginannya. Hal tersebut menimbulkan rasa iri dengan teman-temannya yang lain. Tiba-tiba Chanyeol ingin ikut main. Baekhyun tentu saja tidak mau menyerahkan remote-nya. Chen seketika merampas remote tersebut dari tangan Baekhyun, membuat Suho kaget setengah mati. Mereka bertiga akhirnya rebutan. Xiumin, Luhan, Tao, dan Lay berusaha untuk melerai mereka. Suho sendiri jadi geram dan lebih mementingkan untuk menyelamatkan remote mainannya terlebih dahulu dari tangan Baekhyun. Kyungsoo langsung menyadari bahwa ada yang tidak beres dari gerak-gerik robot tersebut. Ia tiba-tiba mengambil mainan itu dari meja dan mengamatinya di tangannya. Keseimbangan Kyungsoo tiba-tiba hilang karena tersenggol oleh perkelahian teman-temannya. Mainan yang tergenggam di tangannya terlepas dan jatuh ke lantai. Kai dan Sehun ikut terdorong jatuh, secara tidak sengaja menindih mainan mahal itu. Suho membeku di tempat. Hening.

“AHHHHHHHHHH!!!!” teriak mereka satu kelas.

“Ini thebabnya kenapa aku nggak mau bawa mainanku ke thekolah,” tambah Sehun polos.

Categories: EXO Experience, Suho | Tags: , , , , | 11 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Baekhyun)

Baekhyun story

BIKYEOOOOOO (minggir)!!!”

Baekhyun menabrak tubuh Kris hingga temannya itu terjatuh, tak sanggup menahan tubuh tingginya. Anak-anak dari kelas lain yang melihat kejadian itu juga ikut-ikutan protes, tidak tahan lagi dengan tingkah nakal Baekhyun yang seenaknya bermain di koridor. Sudah banyak orang yang menjadi korban tabrak anak itu.

You stupid kkaebsong! Just stop it!” geram Kris sok Kanada.

“Ahh molla kamu ngomong apaan!” jawab Baekhyun tidak mengerti.

Waktu istirahat adalah waktu yang paling menyenangkan bagi Baekhyun. Koridor di depan kelas adalah daerah kekuasaannya. Baekhyun sangat senang berlari berseluncur di atas lantai koridor yang licin sambil berteriak gila dan kerap kali menabrak teman-temannya. Sebenarnya Chanyeol adalah dalang dari semua ini. Baekhyun pernah satu kali melihat Chanyeol berlari di sepanjang koridor, kemudian berseluncur dengan sepatunya. Rasanya seperti bermain ice skating di Lotte World. Baekhyun akhir-akhir ini sering melakukannya hingga bel masuk berbunyi lagi, sampai baju seragamnya basah dan lusuh oleh keringat.

BUKKK!!!

Kali ini Baekhyun yang terjatuh karena menabrak kaki Sunny seonsaengnim yang muncul dari koridor kanan dan secara tiba-tiba menghalangi jalan seluncur Baekhyun. Anak itu berdiri dengan tergesa-gesa dan membungkuk meminta maaf. Ia menundukkan kepala namun tidak berhasil menyembunyikan senyum kegembiraan di bibirnya.

Joesonghamnida seonsaengnim (maafkan aku)!”

“Baekhyun lagi-lagi kamu seluncuran di koridor! Sudah berapa kali seonsaengnim bilang itu berbahaya sayang! Kalau kamu jatuh terus luka gimana?” sembur Sunny.

Baekhyun hanya tersenyum sambil menggaruk kepala. Sunny menghembuskan napas pendek melihat tingkah muridnya dan berlalu. Ketika gurunya itu sudah menghilang di ujung koridor sana, Baekhyun kembali memulai aksinya. Ia berteriak kepada semua anak-anak yang lalu lalang untuk menepi. Oke… ia telah bersiap di tempat. Pandangannya lurus ke depan. Ia menumpukan berat badannya di kaki kiri terlebih dahulu. Saat waktunya tepat ia kemudian berlari kencang sambil berseru. Ketika ia merasa kecepatan larinya sudah maksimal, ia berhenti berlari lalu berseluncur.

“WUHUUUUU…” xD

Baekhyun begitu menikmati gesekan sepatunya dengan lantai yang licin. Ia bahkan mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi dengan v sign. Namun, seketika tubuhnya tak terkontrol. Gerakan badannya mulai tak beraturan. Ia berusaha menyeimbangkannya namun tak sempat. Baekhyun berakhir  menabrak tembok dan tergelincir ke lantai. Ia meringis kesakitan dan menyadari bahwa hidungnya terasa panas. Ia mimisan. Baekhyun menyeka darah yang meleleh dari hidungnya dengan dramatis dan terlonjak saat melihatnya. Apa ia akan mati karena permainan bodoh yang ditirunya dari Chanyeol?

ANDWAEEEEEEEE!!!!”

Categories: Baekhyun, EXO Experience | Tags: , , , | 19 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Chen)

Chen story

Bakkeuro naga beorigooooooooooooo…..

Chen menyanyikan potongan lagu Lee Seung Chul saat memasuki ruang musik di jam istirahat. Ia sampai menahan napas hingga beberapa detik, menekan bagian akhir lagu untuk membuat alunan nada yang begitu panjang. Ia bermaksud membuat Lay terkesan saat mengiringinya bernyanyi dengan piano nanti. Tapi Lay belum muncul juga. Padahal anak itu yang mengajak duluan untuk berlatih di ruang musik. Ia memutuskan untuk menunggu Lay sambil bernyanyi berputar-putar mengitari tempat itu.

Grand piano hitam yang biasa dipakai Lay menarik perhatiannya. Ia termenung memerhatikan benda elegan di depannya. Bagaimana kalau ia yang mencoba memainkan benda tersebut? Yosh!

Chen membuang pantatnya ke kursi dengan penuh semangat lalu mengangkat ke atas penutup tuts piano. Ia melihat jajaran 88 benda panjang hitam putih itu sambil melongo. Bagaimana ia harus memulai?

Chen menekan satu tuts putih dengan jari telunjuknya. Ting…

“Wuahhh!”

Suara yang dihasilkan terdengar sangat indah. Ia memang sudah terbiasa mendengar bunyi piano namun kali ini kesannya berbeda karena dirinya sendiri yang memencet tutsnya. Chen lalu beralih ke tuts terendah dan tertawa mendengarnya lalu lompat menuju tuts tertinggi. Anak itu tak kuasa menahan kegeliannya. Ia kemudian memutuskan untuk memencet ke-88 tuts itu satu per satu. Setelah rampung, dimulailah permainan ngawur Chen.

Ting! Tung! Tung! Tung! Ting! Trengggg!

“HAHAHAHAHA!!!” >O<)

Tangan Chen mulai menari tak beraturan di atas tuts. Ia dengan menggebu-gebu menirukan teknik permainan Lay yang biasanya memainkan lagu klasik. Walau bising bodo amat siapa yang peduli? Ahh! Ia ingat Lay pernah latihan menyapukan jari kanannya dengan cepat dari kanan ke kiri di atas tuts putih. Baru Chen hendak melakukannya tiba-tiba ia ragu. Bagaimana kalau jari lecet dan sakit? Ah coba saja!

SYIUNGGGGG!

Oh, Tuhan! Satu tuts putihnya copot dan terpental ke lantai. Chen menutup mulutnya yang terbuka lebar karena terkejut. Ottokke? ToT  Ia melompat dari kursi dan berjongkok mengambil benda tersebut lalu mengacak rambutnya dengan frustrasi.

Ya! Sedang apa kau?” Kai iseng memasuki ruang musik.

Chen tersentak kaget dan seketika berdiri. Ia menyembunyikan tuts putih itu di belakang punggungnya dan mencoba bersikap wajar. Namun sayang sekali, Kai sudah terlanjur melihatnya.

“Ohh!!!” Kai melotot menunjuk Chen lalu berlari kencang kegirangan keluar ruangan. “SEONSAENGNIM!!! CHEN MATAHIN TUTS PIANO!!!” xD

“YAAAAA!!!” ToT

Categories: Chen, EXO Experience | Tags: , , , , | 9 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Chanyeol)

Chanyeol story

Chanyeol celingukan di antara barisan murid-murid yang antri untuk mengambil makanan di kafetaria. Beruntung ia memiliki postur tubuh yang tinggi dibandingkan anak-anak lain sehingga ia dapat melihat jajaran makanan yang terpampang di stand depan. Ahh menu makanan di bagian sana ada jajangmyeon! Chanyeol segera keluar barisan dan berlari menuju antrian di stand sebelah.

Ahjumma, aku mau jajangmyeon (mie hitam), vanilla pudding, dan susu,” ujar Chanyeol sopan. “Boleh aku minta apel juga? Aku minta dua dong…”

Aigoo Chanyeol-ah! Kamu itu makannya banyak tapi bukannya tambah lebar seperti ahjumma, kamu malah tambah tinggi,” puji bibi kantin yang gemuk itu. “Kamu cuma boleh dapat satu apel. Masih banyak teman-teman kamu yang belum makan.”

Ne!” jawab Chanyeol sambil mendesah kecewa.

Chanyeol kemudian membawa nampannya keluar barisan dan celingukan mencari bangku kosong. Ia tersenyum melihat sosok temannya di sana sedang membelakanginya makan seorang diri. Kebetulan di sampingnya tidak ada yang menduduki. Ia segera berjalan menuju tempat itu dan meletakkan nampannya. Kris yang melihat Chanyeol hanya menoleh sejenak dan kembali melanjutkan makannya.

“Kris, kau makan paket apa?” tanya Chanyeol sambil mengaduk-aduk jajangmyeon-nya.

“Paket A,” jawab Kris singkat dan segera menghabiskan sandwich-nya.

“Lihat ini! Hari ini di paket B aku dapat jajangmyeon! Enak lho!” Chanyeol dengan semangat menunjukkan paketnya ke Kris.

“Bukan masalah enak tidaknya. Semua orang sudah kapok makan jajangmyeon di sini. Kau juga hati-hatilah!”

Chanyeol tidak mengerti maksud Kris. Ia baru pertama kali mencoba jajangmyeon kafetaria dan ternyata benar-benar sangat enak. Ia menghabiskan mie hitam itu dengan lahap beserta bumbu-bumbu yang melekat di wadah hingga tak bersisa.

Usai dari kantin, Chanyeol bermaksud kembali ke kelas. Di sepanjang koridor menuju kelas, ia menyapa teman-temannya yang lalu lalang. Namun, ada yang aneh. Mereka tiba-tiba tertawa terbahak-bahak saat melihat wajahnya. Yang lebih aneh lagi, mereka tidak mau memberitahu penyebabnya. Ada apa sih? Apa ada sisa jajangmyeon melengket di sekitar bibir? Chanyeol mengelap bibir menggunakan lengannya. Tidak ada kok! Begitu pula saat ia kembali masuk kelas dan belajar. Saat itu, satu per satu diminta naik ke depan kelas untuk menceritakan isi lukisannya. Saat giliran Chanyeol tiba, satu kelas tertawa gila, padahal Chanyeol belum memperlihatkan lukisannya. Ia hanya nyengir, memperlihatkan jajaran giginya yang rapi. Ada apa sih?

“HAHAHAHAHAHA :’D” Sehun tertawa memegang perut.

“Ihh Chanyeol belum sikat gigi!” canda Chen dengan suara cemprengnya.

“Chanyeol banyak jigongnya!” Baekhyun memperparah keadaan.

Mendengar hal tersebut, Chanyeol secepat kilat menutup mulutnya. Wajahnya memerah karena malu. Ia berlari ke arah cermin yang tergantung di dinding kelas dan mengecek giginya. Sisa jajangmyeon itu… Oh Tuhan! -_-)/

Categories: Chanyeol, EXO Experience | Tags: , , , , | 13 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Kyungsoo)

Kyungsoo story

Baru kali ini Kyungsoo merasa bosan pada jam istirahat. Ia sama sekali tidak berniat bermain di halaman, ke kafetaria, membaca buku cerita di perpustakaan, bermain piano di ruang musik, ataupun sekedar bercanda dengan teman-teman. Mereka juga sudah berkeliaran entah kemana. Hanya ia seorang diri di dalam kelas, masih duduk di bangku hijau muda kecilnya. Ia menguap, tidak ada kerjaan.

Secara tidak sengaja ia menengadah ke langit-langit. Dilihatnya empat buah benda hitam kecil yang aneh tergantung. Ia yakin itu bukan lampu, bukan pula kamera pengawas. Lampu kelas terletak tepat di tengah langit-langit ruangan, sedangkan kamera pengawas terpasang di sudut kanan ruangan dekat pintu kelas. Kyungsoo tahu benda tersebut karena mirip dengan benda yang ada di kantor ayahnya. Kyungsoo terkadang suka bergaya sambil tersenyum sendiri di depan kamera pengawas.

Teman-temannya yang lain mungkin tidak tahu, tidak kepikiran, atau memang tidak peduli dengan benda tersebut. Namun, bukan Kyungsoo namanya kalau tidak penasaran. Ia kemudian berkeliling playgroup dengan kepala mendongak. Ternyata bukan hanya di ruang kelas. Di lobi depan, koridor, ruang guru, kafetaria, ruang musik, perpustakaan, dan tempat lainnya. Benda apa sih itu? O___O

Ia baru akan menanyakannya ke Sunny seonsaengnim tapi sepertinya sedang ada rapat karena tidak ada seorang pun di ruang guru. Aduh tanya ke siapa dong? -_- Kyungsoo kemudian melihat benda lain yang sejak dulu sudah mencuri perhatiannya. Benda persegi berwarna merah seperti lampu senter tertancap di dinding bertuliskan FIRE. Hmmm… FIRE itu apa lagi? Kyungsoo mengeryit, berusaha membaca tulisan kecil di sisinya. Pendeteksi Asap. Memangnya kalau ada asap kenapa? AHA! Aku tahu! Pantas saja di sekolah para guru tidak boleh merokok karena ada pendeteksi asap. Kyungsoo berlari ke pos satpam dengan penuh semangat.

Ahjussi, coba ahjussi merokok di dalam! Aku ingin membuktikan sesuatu!” pinta Kyungsoo sambil menyeret lengan satpam playgroup.

Aigoo Kyungsoo-ya! Kenapa kau suruh ahjussi merokok di dalam? Kau mau ahjussi dipecat?”

Tiba-tiba dari dalam playgroup terdengar bunyi alarm yang keras dan guyuran air. Kyungsoo dan para murid lainnya yang bermain di halaman playgroup kebingungan. Reaksi kontras datang dari satpam ahjussi yang seketika panik. Kyungsoo sungguh tidak mengerti apa yang terjadi. Jeritan minta tolong menggelegar, para guru membimbing murid-murid untuk keluar gedung dan memberitahu mereka agar tidak ketakutan. Sunny seonsaengnim berlari menghampiri pos satpam dengan tergesa-gesa.

“Sunkyu-ya, apa terjadi kebakaran?”

Ahjussi! Di kelas Jessica ada murid yang membawa pematik dan secara tidak sengaja membakar tumpukan kertas di lemari! Tapi semuanya sudah aman.”

Saat Sunny dan satpam ahjussi berlari masuk ke dalam gedung, Kyungsoo yang tanpa rasa takut sedikit pun diam-diam ikut masuk. Ia justru begitu takjub menyaksikan apa yang dilihatnya. Koridor playgroup basah tergenang air. Kini rasa penasarannya telah menguap. Semuanya menjadi jelas. Kyungsoo melompat-lompat kegirangan menikmati guyuran air yang tersembur dari benda yang tertempel di langit-langit.

“Tuh kan benar! Benda hitam aneh itu bukan lampu ataupun kamera pengawas. Tapi ternyata benda untuk shower-an seperti kamar mandi di rumah xDDD”

Categories: D.O, EXO Experience | Tags: , , , , | 11 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Kai)

Kai story

Kai baru keluar dari toilet playgroup habis pipis. Ia menoleh ke kanan kiri koridor, memerhatikan satu per satu anak-anak yang lewat. Saat jam istirahat seperti ini mereka biasanya membawa makanan dan minuman dari kafetaria. Suho terlihat sedang asyik menikmati sebungkus roti dan sekotak susu coklat. Kai langsung menahan anak itu. Suho membeku di tempat. Ia tahu dirinya pasti mau di-bully lagi.

Ya! Suho-ya!” panggil Kai dingin.

“Ini ambil saja uangku! Ambil! Aku punya banyak uang! Tapi jangan pukul aku!” rengek Suho ketakutan sambil mengeluarkan uang dari kantungnya.

“Siapa yang butuh uang? Aku punya uang kok tapi lagi malas ke kantin. Jadi, aku ambil roti dan susumu saja ya!”

Kai dengan santainya langsung merampas roti dan susu coklat dari tangan Suho. Hanya dalam beberapa gigitan dan sekali teguk, makanan dan minuman itu turun ke perutnya. Kai tersenyum puas karena tidak perlu lagi bersusah payah ke kantin dan bisa lanjut belajar dengan perut kenyang. Hahahahaha…..

Bel masuk pun berbunyi. Anak-anak kembali ke bangku masing-masing. Sunny seonsaengnim pun masuk kelas dan menyuruh untuk melanjutkan kembali membuat kerajinan plastisin mereka. Kai terlihat begitu serius saat menyelesaikan pigura beruang buatannya menggunakan plastisin warna-warni.

Tiba-tiba Kai merasa perutnya mulas seperti diputar kencang. Ia mencengkeram erat perutnya dengan kedua tangan. Ada apa dengannya? Tidak biasanya seperti ini. Apa ada yang salah? Tadi pagi ia sarapan omelet buatan ibunya dan segelas susu full cream. Waktu istirahat tadi ia memakan sebungkus roti dan sekotak susu coklat… YA AMPUN!!!

Jonginnie, ingat kan appa kamu kemarin bilang apa? Kamu itu belum boleh makan coklat, pencernaan kamu masih kurang baik. Jadi, jangan coba-coba makan coklat ya sayang…

Ne, eomma!

Kai menepuk jidat dan uhhhh… perutnya kembali melilit. Ia harus bergegas ke toilet atau ia akan mempermalukan dirinya di dalam kelas. Namun, ia benar-benar sudah tidak tahan lagi. Baru ia akan berdiri dari kursinya dan… demikianlah 😀 Kai terpaku di tempatnya, pucat pasi, tidak berani bergerak sedikit pun.

“Hmmppttt!!! Kamu cium theperti bau thethuatu nggak?” seru Sehun sambil menutup hidung.

“Hueekk!!!” Baekhyun hampir muntah.

Seonsaengnim! Ini kok kayak ada bau aneh?” teriak Chanyeol dengan kening berkerut sambil menutup hidung.

“Idihhh bau banget! Kamu pup di celana ya?” tuduh Xiumin kepada Tao tanpa alasan.

“Lho kok aku? Enak aja! Nih buktinya!” bantah Tao seketika sambil berdiri menepukkan pantatnya ke arah Xiumin.

Di tengah keributan itu, Kai masih mematung, menyesali perbuatan nakalnya sesesal-sesalnya.

Mati! Kualat beneran! Sumpah aku nggak mau bully orang lagi T___T

Categories: EXO Experience, Kai | Tags: , , , , | 12 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Sehun)

Sehun story

Sehun tidak tahan lagi mendengar ocehan teman-temannya. Hal ini tidak akan berhenti sampai ia benar-benar lancar membaca. Saat bel istirahat berbunyi, untuk pertama kalinya Sehun langsung menuju ruang audio visual dengan bibir manyun. Ia lalu menyapa noona yang biasanya berjaga di depan pintu ruangan.

Annyeonghatheyo, noona!” sapa Sehun sambil membungkuk.

“Sehunnie? Tidak biasanya kamu ke sini. Mau pakai ruangannya?” tanya noona dengan ramah.

Ne!”

Sehun tersenyum hingga kedua mata sipitnya ikut melengkung. Noona lalu mengajaknya masuk ke ruangan tersebut. Desain interiornya didominasi warna pink lembut dan penuh dengan pernak-pernik playgroup. Beberapa komputer berjajar di tepi ruangan. Noona membantu Sehun untuk memilih audio book yang akan dibaca dari rak kemudian menyambungkan audio pen ke speaker. Ia juga menyetel musik klasik dengan volume rendah untuk Sehun agar anak itu dapat belajar dengan nyaman.

Noona keluar ruangan ya! Kalau Sehun butuh sesuatu bisa panggil noona di depan, otte?”

Otte!” jawab Sehun sambil mengacungkan jempol sambil berkedip.

Sehun meletakkan audio book yang dipilihnya di atas meja. Buku itu sama dengan buku yang dipakai Sunny seonsaengnim di kelas tadi. Kali ini ia harus berusaha keras. Jangan sampai teman-temannya mengolok-oloknya lagi, terutama Suho yang mengaku sudah membaca semua buku cerita di perpustakaan. Sehun menggerutu seorang diri sambil memiringkan bibir.

“Dathar Thuho thombong amat! Kalau Thehun udah bitha baca ini awath ya!”

Sehun mulai menyentuhkan ujung audio pen ke buku cerita yang dibacanya. Ia dengan serius mempelajari kata demi kata lewat speaker yang terpasang di ruangan tersebut. Kali ini ia lebih mengerti banyak. Sehun terlihat lebih sering mengangguk, meresapi kata-kata yang didengarnya, mempelajari bentuk hangul kalimat tersebut, dan menghubungkannya dengan penjelasan seonsaengnim di kelas. Setelah ia membaca keseluruhan isi cerita, kini saatnya untuk menguji diri apakah sudah bisa atau masih belum? Sehun kembali membuka lembaran awal bukunya. Kali ini ia tidak menggunakan audio pen.

“Thuatu hari… theekor neukdae (serigala) thedang… mencari mangtha… di hutan. Ia bertemu… dengan theorang minyeo (gadis)… yang cantik…”

Sehun berbinar senang dan menepuk kedua pipinya. Tunggu, apa sudah betul? Sehun mengambil audio pen-nya dan ketika ia menyentuhkan benda tersebut di kalimat pertama, Sehun mendengar suara yang sama seperti yang dikatakannya barusan. Kedua matanya kembali ikut melengkung senyum. Ia tertawa kecil sambil menutup mulut. Hal tersebut dilakukannya berulang kali dan akhirnya Sehun dapat menyelesaikan bacaannya dengan sukses.

“Sehunnie, bel masuk sudah berbunyi sayang!” ujar noona setelah membuka pintu.

Sehun menutup bukunya dengan bangga. Otte! Sekarang saatnya ke kelas dan membuktikan kemampuannya kepada seonsaengnim dan teman-teman.

Categories: EXO Experience, Sehun | Tags: , , , , | 11 Comments
 
 

Based On A True Story

Based On A True Story_melurmutia

BASED ON A TRUE STORY

Author : melurmutia

The Casts : EXO member

Genre : Friendship

Length : Ficlet

Rating : PG-13

Disclaimer : I do not own the casts but the story

Summary : Kyungsoo membuat fanfiction-nya sendiri tentang member EXO

Note : Happy Valentine everyone! Happy reading! ^^

WARNING: Walaupun judulnya Based On A True Story, ini hanya fiksi belaka. Apa yang tertulis di sini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kehidupan pribadi para member EXO.

“Apa tidak ada sesuatu yang bisa dimakan?”

Suara Lay samar-samar terdengar dari dapur. Bunyi lemari tempat menyimpan berbagai macam cemilan secara tidak langsung mengganggu konsentrasi Kyungsoo yang sedang serius menatap layar komputer di kamar tidur. Kyungsoo berhenti mengetik untuk beberapa detik dan mengeraskan suara.

“Nanti aku yang masak, hyung! Tunggulah!”

Mata Kyungsoo kembali fokus. Cahaya yang terlalu terang dari layar komputer membuat keningnya mengerut.

VALENTINE NIGHT

Author : thedio | The Casts : EXO member | Genre : Romance

Length : ficlet | Rating : PG-15

Kyungsoo membalikkan badan. Sehun dan Luhan sudah tidur. Yosh! Tidak ada yang bisa mengganggunya untuk sementara waktu. Ia tetap mengulur waktu dan membiarkan Lay yang sedang bermain game di luar menunggu untuk cemilan malam. Namun siapa yang peduli? Ia kembali mengetik.

Malam itu di sebuah restoran hotel bintang lima, 14 Februari, Baekhyun tersenyum dan menatap mata gadis di depannya sambil menopang dagu dengan kedua punggung tangan di meja. Sang gadis tersipu lalu tertunduk malu. Alunan lagu ballad berbahasa Italia yang mereka berdua sama sekali tidak mengerti maknanya mengalun indah. Suasana kian romantis saat Baekhyun menuangkan red wine ke dalam gelas berkaki bahkan tak sampai seperempatnya. Mereka berdua mengangkat gelas sambil tersenyum satu sama lain. Baekhyun menghirup aroma red wine dengan elegan dan mencicipinya di mulut. Pandangannya tak terlepas dari gadis itu.

“Enak?” tanya Baekhyun. Continue reading

Categories: Baekhyun, Chanyeol, Chen, D.O, EXO Experience, Kai, Kris, Lay, Luhan, Sehun, Suho, Tao, Xiumin | Tags: , , , , , | 18 Comments
 
 

[Poster Tips] Simple Romance Poster

Kali ini aku mau bagi tips desain poster dari pengalamanku selama jadi fanartist hehehe… Aku tidak menguasai teknik desain secara keseluruhan. Kemampuanku juga masih terbilang standar. Tapi tidak ada salahnya kalau aku sharing sedikit tentang tips membuat poster terutama untuk pemula jadi nanti bisa belajar buat poster sendiri.

Untuk sesi kali ini aku mulai dengan simple romance poster. Genre fanfiction yang cocok untuk poster ini dominan romance & fluff, fanfiction yang konfliknya tidak terlalu kental namun tetap dengan jalan cerita yang super sweet dan diakhiri dengan happy ending. Friendship, family, dan sad romance juga cocok, namun tidak terlalu banyak unsur komedi, angst, dan persoalan yang complicated. Di bawah ini merupakan contoh desain yang paling simple.

The Quotes_Sha_melurmutia I'm Still in Love Kyungyoon_Vi_melurmutia Am I Falling in Love_DeerNaura_melurmutia Yoochun Yoon Eun Hye Gwaenchana 3_melurmutia

Yup simple karena di poster itu cuma ada dua gambar yang aku gabung dalam satu poster 🙂 Tinggal bagaimana menyulapnya agar posternya lebih eye catchy. Berikut ini tipsnya: Continue reading

Categories: Baekhyun, Chanyeol, Chen, D.O, EXO Experience, Kai, Kris, Lay, Luhan, Sehun, Suho, Tao, Xiumin | Tags: , , | 156 Comments