Posts Tagged With: Chen

 
 

EXO Playgroup: Breaktime

EXO Playgroup_breaktime

EXO PLAYGROUP: Breaktime

Author : melurmutia

Main Casts : EXO member

Supporting Cast : Sunny as teacher

Genre : Playgroup life, friendship, comedy

Length : Series, Drabble

Rating : General

Disclaimer : I do not own the casts but the story. Gambar poster dari official web Ivy Club

Synopsis : Apa saja yang dilakukan murid-murid EXO Playgroup saat jam istirahat?

Note : Umur member EXO masih disama ratakan ._. Happy reading yeorobun. Semoga hari-hari kalian penuh kebahagiaan. Aku bawa drabble seri baru. Terserah kalian mau baca versi siapa duluan.

KLIK MURID FAVORITMU 😉

XIUMIN | LUHAN | KRIS | SUHO | LAY | BAEKHYUN

CHEN | CHANYEOL | KYUNGSOO | TAO | KAI | SEHUN

Advertisements
Categories: Baekhyun, Chanyeol, Chen, D.O, EXO Experience, Kai, Kris, Lay, Luhan, Sehun, Suho, Tao, Xiumin | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

EXO Playgroup: Breaktime (Chen)

Chen story

Bakkeuro naga beorigooooooooooooo…..

Chen menyanyikan potongan lagu Lee Seung Chul saat memasuki ruang musik di jam istirahat. Ia sampai menahan napas hingga beberapa detik, menekan bagian akhir lagu untuk membuat alunan nada yang begitu panjang. Ia bermaksud membuat Lay terkesan saat mengiringinya bernyanyi dengan piano nanti. Tapi Lay belum muncul juga. Padahal anak itu yang mengajak duluan untuk berlatih di ruang musik. Ia memutuskan untuk menunggu Lay sambil bernyanyi berputar-putar mengitari tempat itu.

Grand piano hitam yang biasa dipakai Lay menarik perhatiannya. Ia termenung memerhatikan benda elegan di depannya. Bagaimana kalau ia yang mencoba memainkan benda tersebut? Yosh!

Chen membuang pantatnya ke kursi dengan penuh semangat lalu mengangkat ke atas penutup tuts piano. Ia melihat jajaran 88 benda panjang hitam putih itu sambil melongo. Bagaimana ia harus memulai?

Chen menekan satu tuts putih dengan jari telunjuknya. Ting…

“Wuahhh!”

Suara yang dihasilkan terdengar sangat indah. Ia memang sudah terbiasa mendengar bunyi piano namun kali ini kesannya berbeda karena dirinya sendiri yang memencet tutsnya. Chen lalu beralih ke tuts terendah dan tertawa mendengarnya lalu lompat menuju tuts tertinggi. Anak itu tak kuasa menahan kegeliannya. Ia kemudian memutuskan untuk memencet ke-88 tuts itu satu per satu. Setelah rampung, dimulailah permainan ngawur Chen.

Ting! Tung! Tung! Tung! Ting! Trengggg!

“HAHAHAHAHA!!!” >O<)

Tangan Chen mulai menari tak beraturan di atas tuts. Ia dengan menggebu-gebu menirukan teknik permainan Lay yang biasanya memainkan lagu klasik. Walau bising bodo amat siapa yang peduli? Ahh! Ia ingat Lay pernah latihan menyapukan jari kanannya dengan cepat dari kanan ke kiri di atas tuts putih. Baru Chen hendak melakukannya tiba-tiba ia ragu. Bagaimana kalau jari lecet dan sakit? Ah coba saja!

SYIUNGGGGG!

Oh, Tuhan! Satu tuts putihnya copot dan terpental ke lantai. Chen menutup mulutnya yang terbuka lebar karena terkejut. Ottokke? ToT  Ia melompat dari kursi dan berjongkok mengambil benda tersebut lalu mengacak rambutnya dengan frustrasi.

Ya! Sedang apa kau?” Kai iseng memasuki ruang musik.

Chen tersentak kaget dan seketika berdiri. Ia menyembunyikan tuts putih itu di belakang punggungnya dan mencoba bersikap wajar. Namun sayang sekali, Kai sudah terlanjur melihatnya.

“Ohh!!!” Kai melotot menunjuk Chen lalu berlari kencang kegirangan keluar ruangan. “SEONSAENGNIM!!! CHEN MATAHIN TUTS PIANO!!!” xD

“YAAAAA!!!” ToT

Categories: Chen, EXO Experience | Tags: , , , , | 9 Comments

EXO Experience: First Time I Saw You (Chen Version)

Author : Lulu

Main Cast : Chen

Support Cast : A girl

Genre : Romance, General, Fluff

Length : Drabble

Rating : Teenager

Disclaimer : I do not own the casts, ini murni ide author sendiri. Jadi kalau nanti ada kesamaan cerita dengan yang lain, cuma kebetulan semata

Di festival tahun baru, warga Seoul berkumpul bersama. Aku bisa melihat mereka saling bercanda tawa bersama keluarga, teman-teman, bahkan pasangan mereka masing-masing. Di sinilah aku, bersama member yang lainnya, di tepi danau kota menggelar tikar, menunggu pukul 12 tengah malam, pergantian tahun 2012. Sekitar 10 menit lagi, kehidupan baru dimulai. Suasana danau sudah sangat ramai.

            Di stan kembang api di ujung sana aku melihat gadis itu. Beberapa anak kecil yang ikut di belakangnya melompat-lompat kegirangan, meminta gadis itu agar cepat membeli kembang api dengan tidak sabar. Gadis berhanbok dengan dandanan sederhana yang manis itu tersenyum lembut dan memenuhi keinginan anak-anak kecil itu. Begitu gadis itu menerima bungkusan kembang api, ia berlari menjauh dari anak-anak itu sambil tertawa senang. Para anak kecil itu ikut mengejarnya sambil cekikikan. Mereka terus saling mengejar. Aku menyukai pemandangan manis itu. Mataku terus tertuju kemanapun langkah kakinya. Gadis itu, ia pasti sangat disayangi oleh orang-orang di sekitarnya. Semua orang yang mengenalnya pasti sangat mencintainya karena sifatnya yang lembut. Tanpa sadar aku tersenyum.

            Perhatianku teralihkan oleh suara serentak warga kota Seoul yang mulai menghitung mundur, begitu juga para member yang lain. SET! DUL! HANA! Dan suara teriakan serta tepuk tangan yang riuh menghangatkan malam pergantian tahun yang dingin. Kembang api yang spektakuler mewarnai langit hitam secara bergantian. Namun, begitu aku memutar kepala ke arahnya, ia lebih bersinar dibanding moment malam ini. Gadis itu menengadah terpaku akan keindahan langit malam yang bahkan ia tidak sadar bahwa ialah yang lebih indah melebihi apapun. Wajah berserinya yang diterangi sinar kembang api menyadarkanku bahwa awal tahun ini adalah yang terbaik yang pernah ada.

Categories: Chen, EXO Experience | Tags: , , , , , , , , | 4 Comments