Posts Tagged With: angst

 
 

The First Snow

The First Snow_melurmutia

THE FIRST SNOW

Author : melurmutia

The Casts : EXO-K Do Kyungsoo & a little girl

Support Casts : The rest member of EXO-K

Genre : Angst, Christmas Edition

Rating : General

Length : One Shoot

Disclaimer : I do not own the casts. Ide cerita murni dari author.

Note : Ini versi EXO-K-nya. Untuk EXO-M bisa baca My Turn To Cry. I hope you guys enjoy 🙂

Suasana siang itu tidak terlalu terang. Do Kyungsoo menikmati langkahnya di sepanjang taman kota sambil memerhatikan beberapa pernak-pernik. Setangkai bunga bermahkota pink dalam genggamannya sesekali dilihatnya. Beberapa ahjumma tersenyum ramah kepadanya, menyapanya untuk singgah melihat-lihat barang dagangan yang tertata rapi di meja panjang. Kyungsoo hanya tersenyum, menolak secara halus sambil menggeleng dan membungkuk pelan. Ia terus berjalan pelan dan ketika ia tiba di tempat tujuannya, tiba-tiba hatinya kembali terkoyak. Tepat di samping sebuah toko gingerbread, Kyungsoo berlutut. Pandangannya kosong untuk beberapa waktu yang lama sampai akhirnya ia dengan rela meletakkan bunga di aspal. Sudah setahun berlalu…

Pikiran Kyungsoo dibuyarkan oleh gumpalan kecil putih dingin nan lembut berjatuhan. Oh, the first snow! Ia dan seluruh manusia di sekitarnya serentak menengadah sambil tersenyum. Persis seperti tahun lalu. Apa ini bentuk sapaan darinya?

Oppa datang menemuimu.” Continue reading

Categories: Baekhyun, Chanyeol, D.O, Kai, Sehun, Suho | Tags: , , , , , , , , , , , | 29 Comments

Hyung, I’m Thinking About You [Part 2]

Hyung I'm Thinking About You _ melurmutia

Author : melurmutia

Main Casts : EXO-K Sehun & EXO-M Luhan

Support Casts : The rest of EXO member

Genre : Angst

Rating : PG-17

Length : Chaptered

Disclaimer : I do not own the casts. Based on my own creative idea.

Read the english version of this story here

Please leave your comment!

Habis baca langsung komentar, ya! Nggak susah kan memberi komentar ^^

Don’t plagiarize this story! Continue reading

Categories: EXO Experience, Luhan, Sehun | Tags: , , , , , , , | 5 Comments

Hyung, I’m Thinking About You – Chapter 1

Author : melurmutia

Main Casts : EXO-K Sehun & EXO-M Luhan

Support Casts : The rest of EXO member

Genre : Angst

Rating : PG-17

Length : Chaptered

Disclaimer : I do not own the casts. Based on my own creative idea.

Visit the english version of this story here

Sehun sedang menatap langit dengan tatapan sendu di beranda asrama pagi hari. Ia kemudian tersenyum, mengambil napas panjang, merasakan udara sejuk berhembus masuk ke paru-parunya, dan meregangkan tubuhnya. Sinar matahari pagi perlahan menyilaukan mata. Ia memandang ke bawah. Kota Seoul terlihat sudah mulai beraktivitas.

            Dengan ragu, ia menoleh ke arah kirinya. Orang itu tidak ada di sana. Biasanya mereka tertawa berdua menyambut pagi. Setelah itu, orang tersebut akan menagih janji Sehun untuk menghapalkan beberapa kosa kata dalam bahasa Mandarin karena ia letih jika terus-menerus berbincang-bincang dengan Sehun dalam bahasa Korea.

            Pandangannya beralih ke ransel kesayangan Luhan yang digantung di sudut ruang tengah melalui kaca jendela besar di belakangnya. Ia termenung untuk beberapa lama.

            Selamat pagi, hyung! Lihat ransel MCM-mu itu sekarang sudah tidak bernoda lagi. Semua sudah kubersihkan. Kau harus berterima kasih padaku. Siapa lagi yang mau melakukannya untukmu kalau bukan aku? Tenang saja, hyung! Aku sudah mengikuti prosedurmu saat membersihkan ransel itu. Jadi, nanti kau tidak perlu protes dan cerewet! Hahaha…

Ransel itu… hyung, aku sedang memikirkanmu…

            “Sehun-a! Sarapan sudah siap!”

            Lamunan Sehun buyar. Itu suara Kyungsoo. Seperti biasa, pagi-pagi sang ibu sudah mulai mengomel soal kebiasaan buruk mereka. Bangun terlambat, pakaian kotor yang bertebarangan di segala sudut ruangan, dan panggilan untuk sarapan pagi. Sehun dengan malas melangkah masuk ke dalam ruang makan. Di atas meja makan, menu sarapan pagi sudah berjajar rapi. Sehun menarik kursi dan langsung duduk lemas. Ia mengambil dua roti panggang dan memerhatikan Kyungsoo yang sudah berpakaian rapi. Orang itu sejak tadi berputar-putar untuk membangunkan member lainnya yang masih tidur.

            “Ya! Apa kalian masih tidur? Aish! Jeongmal! Kita punya jadwal pemotretan pagi ini! EXO-M juga akan tiba nanti siang. Bergegaslah!”

Kyungsoo menggedor pintu kamar Baekhyun dan Chanyeol. Dari dalam kamar terdengar suara yang tiba-tiba melompat dari tempat tidur. Pasti mereka belum bersiap-siap dan bergegas berebutan kamar mandi. Suho terlihat sudah keluar dari kamar sambil merapikan kerah bajunya. Kyungsoo kembali ke kamarnya sendiri untuk membangunkan teman satu kamarnya yang paling susah untuk dibangunkan. Kesabarannya sudah habis. Ia menarik paksa selimut Kai.

“Jongin-a! Cepat bangun! Namja ga wae geurae jinjja? Aish!”

Sehun memutar bola matanya. Hal ini sudah menjadi santapan mereka sehari-hari. Ia menopang dagu sambil terus mengunyah. Tanpa sengaja, pandangannya mengarah ke pajangan di lemari putih. Tatapannya begitu kosong melihat sebuah rubik warna-warni di sana. Ia tersenyum penuh arti.

Hyung, aku tidak sabar ingin bertemu denganmu siang nanti. Sungguh! Lihat rubikmu di sana sudah agak berdebu. Memangnya siapa lagi yang bisa memainkannya kalau bukan kau? Tapi, trik rubik yang kau ajarkan waktu itu belum kukuasai sepenuhnya. Aku tahu kau pasti kesal karena memang aku yang merengek ingin diajari olehmu. Hahaha… tapi wajah kesalmu itu aku sangat menyukainya. Hyung, cepatlah ke sini! Banyak sekali yang ingin kukatakan padamu!

“Sehun-a?”

Rubik itu… hyung, aku kembali mengingatmu…

“Sehun-a? Kau bisa mendengarku?”

Bunyi samar-samar yang memanggil namanya itu terdengar. Begitu ia sadar, member lainnya ternyata sudah sejak tadi duduk di kursi dan menikmati sarapan bersamanya. Mereka menatapnya lurus dengan kening berkerut dan ekspresi menyedihkan. Sehun tidak menjawab pertanyaan Suho dan kembali melanjutkan makan paginya. Kepalanya menunduk lalu mulai menggigit rotinya lagi.

Member lain menyadari bahwa Sehun sejak tadi memandangi rubik di lemari pajangan. Tanpa diketahui oleh Sehun, member lain saling menatap miris. Setelah itu, mereka kembali memerhatikan Sehun dengan prihatin. Maknae itu kembali melamun lalu tersenyum-senyum sendiri.

Sudah seminggu ini Sehun bertingkah seperti itu. Mungkin ia belum bisa melupakan kejadian itu. Karena situasi tersebut, Kai lebih dulu menyingkir dari tempat itu setelah menyelesaikan makanannya dengan agak kesal. Ia berbalik menjauhi meja makan tanpa melirik Sehun dan yang lainnya sedikit pun. Sehun menyadari sikap Kai yang menurutnya mungkin ditujukan kepadanya. Ia memberikan tatapan yang sangat dingin dan menusuk kepada Kai yang berjalan pergi memunggunginya.

Member lain yang menyaksikan mereka hanya bisa tertunduk diam. Nafsu makan mereka seketika lenyap. Menu sarapan di depan mereka pun sudah tidak tersentuh. Walau bagaimana pun, hal ini tidak bisa terus dibiarkan. Namun, bagaimana cara meluluhkan hati Sehun untuk bisa kembali seperti dulu lagi?

Sehun berjalan masuk ke kamarnya tanpa mengucap sepatah kata pun kepada yang lain. Tangannya mengepal keras. Namun, ia berusaha menahan amarahnya.

Hyung, kau harus lihat sikapnya itu! Aku membencinya!

Please leave your precious comment!

Categories: Luhan, Sehun | Tags: , , , , , , , | 1 Comment