Based On A True Story

Based On A True Story_melurmutia

BASED ON A TRUE STORY

Author : melurmutia

The Casts : EXO member

Genre : Friendship

Length : Ficlet

Rating : PG-13

Disclaimer : I do not own the casts but the story

Summary : Kyungsoo membuat fanfiction-nya sendiri tentang member EXO

Note : Happy Valentine everyone! Happy reading! ^^

WARNING: Walaupun judulnya Based On A True Story, ini hanya fiksi belaka. Apa yang tertulis di sini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kehidupan pribadi para member EXO.

“Apa tidak ada sesuatu yang bisa dimakan?”

Suara Lay samar-samar terdengar dari dapur. Bunyi lemari tempat menyimpan berbagai macam cemilan secara tidak langsung mengganggu konsentrasi Kyungsoo yang sedang serius menatap layar komputer di kamar tidur. Kyungsoo berhenti mengetik untuk beberapa detik dan mengeraskan suara.

“Nanti aku yang masak, hyung! Tunggulah!”

Mata Kyungsoo kembali fokus. Cahaya yang terlalu terang dari layar komputer membuat keningnya mengerut.

VALENTINE NIGHT

Author : thedio | The Casts : EXO member | Genre : Romance

Length : ficlet | Rating : PG-15

Kyungsoo membalikkan badan. Sehun dan Luhan sudah tidur. Yosh! Tidak ada yang bisa mengganggunya untuk sementara waktu. Ia tetap mengulur waktu dan membiarkan Lay yang sedang bermain game di luar menunggu untuk cemilan malam. Namun siapa yang peduli? Ia kembali mengetik.

Malam itu di sebuah restoran hotel bintang lima, 14 Februari, Baekhyun tersenyum dan menatap mata gadis di depannya sambil menopang dagu dengan kedua punggung tangan di meja. Sang gadis tersipu lalu tertunduk malu. Alunan lagu ballad berbahasa Italia yang mereka berdua sama sekali tidak mengerti maknanya mengalun indah. Suasana kian romantis saat Baekhyun menuangkan red wine ke dalam gelas berkaki bahkan tak sampai seperempatnya. Mereka berdua mengangkat gelas sambil tersenyum satu sama lain. Baekhyun menghirup aroma red wine dengan elegan dan mencicipinya di mulut. Pandangannya tak terlepas dari gadis itu.

“Enak?” tanya Baekhyun.

Ngg? Kyungsoo mengeryit. ‘Enak?’ sepertinya kurang tepat. Kurang romantis. Kyungsoo menekan backspace. Bagusnya diganti apa?

“Apa kau menikmatinya?” tanya Baekhyun.

Ne, kamsahamnida!” jawab gadis itu dengan anggunnya.

Mereka mulai bercerita panjang lebar. Sepanjang waktu tersebut, Baekhyun tak henti-hentinya memuja gadis itu dalam hati. Semua hal tentangnya. Gadis itu menghapus segala duka. Hanya ia yang membuat Baekhyun merasakan ketenangan. Baekhyun tertunduk. Seketika jantungnya berdegup dua kali lipat. Hari ini benar-benar terjadi juga. Di sisi lain, ia begitu cemas akan tindakannya ini. Apakah gadis itu bersedia menemaninya?

“Baekhyun ssi?”

Suara itu membuyarkan kegelisahannya. Tatapan Baekhyun kini berubah serius. Ia dengan perlahan mengambil napas dalam-dalam. Perasaan yang sesungguhnya pun terkuak.

“Aku ingin memberikanmu sesuatu…”

Sambil meneguhkan hatinya, Baekhyun mengeluarkan kotak kecil dari saku celana. Dari luar, siapa pun bisa langsung menebak apa isinya. Gadis itu tertegun. Ia meraih lalu membuka kotak kecil itu. Betapa takjubnya ia akan apa yang dilihatnya. Cincin berlian yang begitu indah. Baekhyun menggenggam sebelah tangan gadis itu.

“Aku ingin mengatakan ini sudah sejak lama…” suara Baekhyun bergetar. “Aku…”

Kyungsoo menyandarkan tubuhnya di kursi dan melipat tangan di dada. Ada sesuatu yang sejak tadi mengganggunya. Benarkah scene ini cocok untuk Baekhyun? Anak itu jangankan beli cincin berlian, makan saja dari kupon gratis yang dibagikan Kai. Baekhyun bukan tipe restoran bintang lima, tapi kafe tenda ddeokbokki pinggir jalan. Kalau begitu kira-kira siapa yang cocok untuk karakter ini? Masa harus ganti cast? Aish! Backspace… backspace… backspace… -_-

“Aku ingin mengatakan ini sudah sejak lama…” suara Suho bergetar. “Aku… mencintaimu.”

BYURRR!!!

Seorang lelaki jangkung berpakaian tak layak untuk standar restoran bintang lima tiba-tiba datang entah dari mana lalu mengguyurkan red wine ke wajah Suho. Ia dengan kalap langsung meraih kerah baju Suho dan memberikan satu tinjuan keras di pipi. Suho terhempas ke belakang bersama kursinya, diiringi jeritan keras dari sang gadis. Dua orang security langsung mengunci kedua lengan lelaki jangkung itu dan menariknya ke belakang. Gadis itu berlari membantu Suho berdiri. Orang-orang di meja lain ikut berpaling, bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Situasi mulai kacau.

“Berani sekali kau menyentuh kekasihku dasar keparat!” suara berat itu menggelegar.

“Chanyeol-ah, hentikan! Kau ini kenapa?” teriak sang gadis dan berdiri merangkul Suho.

Rasa sakit itu menyerang. Beberapa kali Chanyeol berusaha menahannya. Beberapa kali ia berusaha meyakinkan diri bahwa gadis itu tidak mungkin membohonginya. Namun, meskipun ia mengelak, apa yang ia lihat di depannya saat ini benar-benar tidak sanggup lagi membendung air matanya. Gadis itu sedang bersama pria lain. Tidak bisa dipungkiri lagi. Gadis itu lalu membelai lembut wajah Suho, membuat Chanyeol semakin mempermalukan dirinya sendiri.

Manajer restoran langsung ada di tengah situasi ricuh tersebut, melototi Chanyeol dan kedua security-nya dengan ganas.

“Chen, Tao, kenapa kalian mengizinkannya masuk?” gertak Xiumin.

A…anieyo, orang ini yang tiba-tiba menyeruak masuk,” jawab Chen cepat.

“Kami bahkan tidak sempat bicara padanya…” sambung Tao dengan nada gemetaran.

“Sudahlah! Bawa orang itu keluar!” geram Xiumin sambil mengibaskan tangannya.

N… Ne!”

Kyungsoo meregangkan tubuh sambil terus memikirkan scene selanjutnya. Ia melirik jam dinding dan membelalak. Pukul setengah satu malam? Oh, Tuhan! Ia melupakan janjinya untuk membuatkan Lay cemilan malam. Begitu ia bangkit dari kursi dan membuka pintu kamar menuju dapur, ia melihat Lay sudah terbaring lelap di sofa dengan TV game masih dalam keadaan menyala. Ini sudah menjadi kebiasaan. Kyungsoo mematikan TV kemudian membentangkan selimut ke tubuh member yang paling sabar itu. Mianhaeyo, hyung!

“Kyungsoo-ya, kau belum tidur?”

Kai dengan rambut dan kaus acak-acakan keluar dari kamar sebelah. Ia mengusap kedua matanya yang masih menutup. Kai begitu terkantuk berjalan menuju dapur dan meneguk segelas air. Kyungsoo berjalan menghampirinya.

“Aku belum mengantuk,” jawab Kyungsoo pendek. “Kau sendiri?”

“Hmmm… aku tiba-tiba saja terbangun. Perutku lapar. Kau bisa buatkan sesuatu?” ujar Kai sambil duduk dan menidurkan tubuhnya di atas meja dapur.

“Yosh! Tunggulah!”

Dalam hati Kyungsoo menggerutu. Kalau Kai tidak terbangun, ia lanjut saja menulis fanfiction yang belum selesai itu. Kyungsoo berpikir untuk merebus macaroni instan saja dan membuatkan bumbu black pepper. Mungkin ia harus membuat dua porsi, siapa tahu Lay tiba-tiba terbangun dan menagih cemilan malam lagi. Benar saja! Aroma black pepper membuat Lay bangkit dari tidurnya, berjalan terhuyung menuju meja dapur bergabung bersama Kai. Begitu piring berisi macaroni black pepper tersaji di meja, Kai dan Lay berbinar. Kyungsoo hanya tersenyum kecil dan berdecak. Ia ikut duduk di meja dapur, memerhatikan kedua member itu makan dengan lahapnya.

“Aku dengar Kris hyung mau cuti. Apa itu benar?” ujar Kai dengan mulut penuh makanan. “Minggu depan dia kembali ke Kanada.”

Mwo? Jinjja?” seru Kyungsoo tidak percaya.

“Sssstttt! Pelankan suaramu!” jawab Kai pelan. “Aku cuma tahu dari manajer hyung tadi. Entah dia bercanda atau tidak. Lay hyung, apa kau tahu? Kalian bertiga sekamar kan?”

Saat itu juga raut wajah Lay berubah. Ia sempat menghentikan suapan macaroni-nya lalu mengangguk mengiyakan.

“Separah itukah masalah keluarganya?” Kai mulai mengecilkan suara seperti berbisik. “Hyung, ayolah ceritakan sedikit tentang apa yang sebenarnya terjadi. Kami sungguh tidak tahu apa-apa soal Kris hyung. Tiap ditanya dia pasti marah dan mulai mengoceh dalam bahasa Mandarin.”

Kyungsoo akhirnya penasaran juga dan berpaling ke arah Lay. Kai semakin memasang ekspresi serius, memohon penjelasan. Lay memutar kepala  mengecek tiap sudut ruangan dorm, memastikan apakah semua orang memang telah tidur dan hanya mereka yang tertinggal, memastikan agar ia bisa membocorkan rahasia ini kepada dua member grupnya tanpa diketahui siapa pun. Kyungsoo dan Kai merapatkan kursinya ke dekat Lay.

“Kalian tahu kan kalau orang tua Kris sudah lama bercerai? Itu karena ayahnya ternyata mengalami gangguan kejiwaan. Awalnya, Kris dan ibunya tidak pernah mengetahui hal tersebut.”

Chen dan Tao memerhatikan Chanyeol yang sudah pergi menjauh dari hotel. Di seberang jalan sana, diselingi arus kendaraan, mereka berdua melihat Chanyeol sedang menendang tempat sampah layaknya orang kehilangan kesadaran, kalap, frustrasi. Tao sejak tadi tak berhenti mencibir. Gara-gara orang itu, ia kena tegur dari manajer. Chen sendiri justru menatap sedih Chanyeol yang kini sudah menghilang di perempatan jalan.

Heol! Dasar orang gila! Tiba-tiba saja melabrak masuk restoran. Cari mati saja!” gerutu Tao.

“Yang aku tahu dia memang punya gangguan kejiwaan. Jadi, berhentilah mengomel! Itu tidak akan mengubah apapun,” jawab Chen pelan.

“Mwo?” Tao belum mengerti maksud Chen.

“Dia tinggal di apartemen kecil yang sama denganku. Semua orang di lingkungan kami sudah tahu kalau dia gila. Tidak ada yang begitu peduli padanya. Begitu pula aku. Dia seperti diasingkan. Orang itu hanya bisa membuat kekacauan. Kami tidak melakukan apapun padanya, tiba-tiba saja dia menggedor keras setiap pintu apartemen sambil berteriak-teriak tidak jelas, kemudian menangis di sudut ruangan, marah sendirian. Hal-hal gila semacam itu. Tidak pernah ada yang mengerti ucapannya. Tapi, ada sesuatu yang tak kumengerti darinya…”

“HAH?” Tao malah makin kebingungan. “Apa maksudmu?”

“Suatu hari, gadis yang di restoran tadi baru pindah ke apartemen kami. Kau tahu apa yang mengejutkanku? Pria itu tiba-tiba bertingkah seperti orang normal, seolah-olah tidak ada yang terjadi. Ia tidak pernah lagi melakukan hal gila yang biasa ia lakukan. Yang aku tahu, gadis itu sangat baik pada semua orang, termasuk pada pria itu. Mereka berdua tiba-tiba sangat akrab. Kami sudah beberapa kali memperingati gadis itu kalau orang yang tinggal di samping apartemennya itu adalah orang yang berbahaya. Namun, ia sama sekali tidak percaya karena selama ini pria itu sangat baik dan… terbilang cerdas.”

“Jadi, selama ini gadis itu tidak sadar kalau orang itu gila?” sambung Tao.

Chen lalu mencubit keras lengan Tao saat Suho dan gadis itu keluar dari restoran hotel sambil berangkulan. Tao mengerang pelan. Chen sampai menginjak sebelah kaki Tao, menyuruhnya untuk diam. Sampai kedua orang itu masuk ke dalam mobil, Tao baru bisa memukuli kepala Chen.

“ARGH! YA!!! KENAPA KAU MEMUKULKU?” teriak Chen sambil memegang kepalanya dengan kedua tangan.

“Sekarang jangan bilang bahwa kau yang memberi tahu orang gila itu kalau gadis itu ada di sini bersama pacarnya sedang ber-valentine ria!” Tao kembali memukul kepala Chen.

“Bukan aku kok! Peduli amat sama dia! Kau tahu? Entah kapan gadis itu seketika menjauhinya karena gangguan kejiwaan pria itu kumat. Pria itu tiba-tiba saja menyabetkan pisau ke lengan gadis itu tanpa sebab. Siapa yang tidak kaget coba? Orang yang selama ini bersikap normal, ternyata gila, tidak waras, miring, psikopat, bisa melukai dan membunuhmu sewaktu-waktu!”

Tao nampak serius mendengarkan cerita Chen. Kesan awal ia melihat pria itu tidak nampak seperti memiliki gangguan kejiwaan. Ia pria yang tampan, meski bajunya agak lusuh dan kumal, serta penuh amarah. Awalnya ia mengira kejadian tadi adalah masalah perselingkuhan semata. Namun, tidak disangka ternyata begitu rumit. Tiba-tiba Tao menatap Chen dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan tatapan jijik dan berbisik.

“Mungkin kau juga sudah ketularan gila Chen,” canda Tao sambil terkikik.

Selama proses pengetikan, Kyungsoo merenungkan cerita Lay. Ayah Kris baru-baru ini kembali melakukan penyerangan kepada mantan istrinya. Pria itu mengunjungi apartemen ibu Kris dan begitu wanita tersebut membuka pintu, tamparan keras melayang di wajah wanita itu. Kasihan, batin Kyungsoo. Seingatnya tadi Lay bilang bahwa ibu Kris pernah menerima sayatan pisau di lengannya selama masih berstatus sebagai istri ayah Kris. Kini Kyungsoo sadar bahwa inilah alasan kenapa Kris sangat protektif, menyayangi, dan begitu mencemaskan ibunya. Kris juga tidak pernah sekali pun menyinggung soal ayahnya di tiap album mereka. Benar-benar dramatis!

Ini konflik yang berbeda dari konflik awal fanfiction karangannya. Kyungsoo menggigit bibir. Ia telah mengubah keseluruhan ide klimaks. Tidak apa-apa kan? Ini hanya fiksi belaka. Siapa yang akan percaya? Lagipula publik tidak tahu tentang masalah ini.

AHHHHHHH!!!!!

Kyungsoo terlonjak kaget mendengar suara tersebut dan me-minimize ketikannya. Ia dengan cepat menoleh ke belakang. Luhan, lagi-lagi mengigau dan kembali mendengkur. Sialan! Bikin kaget saja! Ia berpaling ke tempat tidur Sehun. Si maknae masih tertidur pulas. Liur meleleh membasahi bantalnya. Kyungsoo hanya bisa menggelengkan kepala melihat kedua teman sekamarnya itu. Kalau ia adalah hidden sasaeng, hancur sudah image Sehun dan Luhan. Ia kembali memperbaiki posisinya di depan layar, memikirkan kalimat spektakuler selanjutnya.

“Hentikan, hyung!”

Jantung Kyungsoo seakan terhenti. Sehun sudah berdiri di belakangnya. Bagaimana bisa ia tidak menyadarinya? Bagaimana anak itu melakukannya? Ia tidak mendengar suara seseorang bangkit dari tempat tidur, langkah kaki, atau apapun itu.

“Saat aku keluar untuk minum tadi, aku melihatmu bersama Kai dan Lay hyung dan tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian. Sekarang ini, saat aku membaca sekilas apa yang ada di layar komputer, aku baru mengerti,” ujar Sehun sambil menguap.

Kyungsoo terdiam. Ia, Kai, dan Lay bahkan tidak menyadari kalau Sehun keluar kamar, pergi ke dapur untuk minum, dan anak itu ternyata menguping! -_-

“Kris hyung butuh privasi, sama sepertimu. Meskipun itu hanya fanfiction, tidak seharusnya kau mengangkatnya dari masalah keluarga Kris hyung. Pikirkan konsekuensinya. Bagaimana kalau suatu hari nanti publik tahu tentang isu keluarga Kris hyung yang sebenarnya? Bagaimana kalau nama penamu ketahuan bahwa thedio adalah Do Kyungsoo yang asli? Setelah itu, bagaimana kalau netizen kemudian mengaitkan masalah keluarga Kris dengan fanfiction buatanmu?”

Sehun berceramah panjang lebar. Namun, manekin hidup itu tetap menunjukkan ekspresi yang sama, membuat Kyungsoo pada awalnya kesal. Mencermati nasihat dari maknae, Kyungsoo kembali menatap layar komputer, membaca kembali tulisannya. Kini yang terlintas di bayangannya adalah orang tua Kris. Ia membayangkan sendiri bagaimana ayah Kris melakukan hal tersebut kepada mantan istrinya. Jika hal itu terkuak karena dirinya, ia akan kehilangan kepercayaan dari teman. Ia akan menghancurkan hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin. Menyebalkan! Harus kembali ke konflik awal. Sudah tiga halaman juga, masa dihapus lagi? -_-

“Kita harus saling percaya satu sama lain, seperti kau memercayaiku sebagai satu-satunya orang yang tahu tentang nama penamu. Kalau aku adalah hidden sasaeng, hancur sudah image-mu!”

Sehun kembali tidur, tak lama kemudian mendengkur. Kyungsoo masih meresapi kata-kata Sehun barusan. Kalimat itu sama seperti yang dipikirkannya tadi. Apa anak itu juga bisa baca pikiran? Kyungsoo membalikkan badan ke layar komputer, menghela napas, menghapus konflik sebanyak tiga halaman itu dengan berat hati.

“Seharusnya tadi kupotret gaya tidurmu dan kuupload ke SNS SMTOWNGLOBAL.”

Beberapa hari kemudian…

cutiechanyeolwtf (Feb 14, 2014 20:44:13) says:

Omona ada fanfic baru! Kasihan Chanyeol diselingkuhin. Tapi kok fanfic kali ini datar banget ya? Kurang asik nih klimaksnya gak seru! ㅠㅠㅠㅠㅠ

Fysehunbbuing (Feb 14, 2014 20:44:32) says:

Jahat banget ceweknya! Chanyeol sama Suho juga mau aja dibegoin sama cewek begitu! Gak apa-apa kok biar ceritanya datar, thedio tetap author favoritku!

xiuhanshipeo (Feb 14, 2014 20:45:47) says:

Aku gak ngerti deh. Ini sebenarnya yang makan malam sama ceweknya itu Suho apa Baekhyun? Kayaknya kamu ganti cast ya? lol ada yang lupa diubah di paragraf ke 16 baris kedua

See more comments

Kyungsoo melototi komentar-komentar itu dengan malas dari layar komputer. Ia lalu melirik jam. Sudah lewat tengah malam. Sebelum tidur tadi, Sehun tidak lupa mengomelinya lagi. Kyungsoo hanya tersenyum tipis.

Cepatlah tidur! Kalau di Inkigayo besok suaramu hilang, jangan harap aku mau menggantikanmu menjadi main vocal!

Advertisements
Categories: Baekhyun, Chanyeol, Chen, D.O, EXO Experience, Kai, Kris, Lay, Luhan, Sehun, Suho, Tao, Xiumin | Tags: , , , , , | 18 Comments

Post navigation

18 thoughts on “Based On A True Story

  1. nice ff kak……. ngebayangin kyungsoo jd author hoho

  2. tyanaBaekki

    hahahaha thedio,,. G kebyang d.o jd author ff lucuk bnget thumpah. Jd penasarn sma dio critany diubh jd apa koq readersnya jd bnci ama cweknya bukan sma tao XD/yg udah ngusir chan chan/ haha tp untng ada sehun, yg udh membuka pintu hati d.o emt tp mendadak gtu ya thehun jd bijak ngelindur kali ya tuh anak..
    Bgus thor tetp smangat ditnggu next chap

    • Hello Tyana
      Thedio xD aduh itu aku asal kasi nama aja kkkk
      Jadinya ridiculous gitu dengarnya hahahaa
      Ending ff-nya jadi perselingkuhan biasa aja
      Harusnya mungkin aku buat lebih panjang lagi cerita yg diubah itu biar lebih jelas hehhe
      Anyway terima kasih udah mampir baca fanfic dan komentar :D/
      Fighting! ^^

  3. Shin Hayoung

    Yaaaay~ finally, you’re back! dan, …D.O BIKIN FF? *buru2 ke AFF, friend request ke thedio, minta kolaborasi* <- tolong abaikan ini.
    yg bikin heran, knapa D.O mau aja gitu ikutin kata2 Sehun? (meskipun ngerti kalo Sehun peduli ama si 'man from the galaxy' ini.) kalo aku jadi dia, bakal kusuruh tidur tuh anak!
    tapi, most of all, salut deh ama eonni yg bikin ff di dalam ff. i like it! oh ya, EXO Playgroup dilanjutin ga, eon? (mau jadi cameo di cerita itu. :p) sudahlah, sebaiknya saya cukupkan saja sampai disini. keep writing! HWAITING! 😀 growling xoxo

    • Yaaayyy welcome ^^
      Iya ini masih sibuk jadi baru sempat mampir ke blog hehehe
      Thank you ya udah datang lagi dan baca fanfic
      Ehh jangan-jangan udah ada uname yang pake nama thedio di aff ya
      Hahaaaa aku gak cek
      Iya sebenarnya Dio pengen posting aja ceritanya si galaxy
      Tapi mungkin dia takut juga Sehun bakal bocorin thedio ke publik hehe
      Kalo EXO Playgroup gimana ya gak tahu nih mau lanjut apa nggak
      Soalnya “Thehun” itu guyonannya EXO stan di zaman MAMA dulu
      Sekarang udah pada yehet-yehetan
      Karena EXO Playgroup itu fanfic dari tahun 2012 lalu jadinya agak out of date kalo aku masih tulis “Thehun”
      Tapi kangen juga sama fanficku itu…

  4. kyungbaek

    Thedio..
    jd pnasaran apa anak exo pny akun2 spt itu ya ..
    kangen exo playgroup thor sama the loyal guardians..

    • Hai kyungbaek ^^
      Thank you udah baca fanfic
      kkkk siapa tau aja member exo sebenarnya diam-diam nulis fanfic juga hehehee
      Semoga suka ya sama fanficnya ;D

  5. Halo kak Melur~~ 🙂

    Wah,baru sekarang lagi bisa kunjung ke blog kakak eh udah ada yang baru rupanya. Ide ceritanya menarik lho kak,aku suka 😀 padahal biasanya kita yang bikin ff tentang dia dan para member lainnya,ini malah kebalik 🙂

    Oh iya kak,kenapa bisa kepikiran ide ini yah? Ngaduk perasaan aku ff kakak ini. Pertama senyam senyum pas tau ‘profesi’ D.O yang lain. Ngebayanginnya pengen bikin aku ngakak. Trus berlanjut dengan scene saat dibuatnya cerita. Itu Baeki dikatain ‘kafe tenda ddeokbokki pinggir jalan’ Hahaha,langsung deh pecah ketawa aku. Oh iya scene yang pas suami aku*lirik Chanyeol*#digampar kelahi sama Suho,itu juga sukses bikin ketawa.

    Tapi sedihnya…Dengar kisah ortu Kris… 😦 Aku pengen nanya soal scene yang ini kak. Aku kan sempat dengar waktu Exo mau rilis album katanya ada hoax kalo Kris balik ke Kanada dan keluar dari grup…Kakak pernah dengar juga? ._. Cuma sampe sekarang belum tahu pasti apa sebab Kris sampai diisukan seperti itu. Kira kira kakak tau kenapa? Soalnya ini masih misteri buat aku. 😀 Maaf yah kak jadi ngebahas lagi yang udah lewat (_ _)#BOW

    Yah,si manekin…. Bisa bijak juga ternyata. Salut… Awalnya tapi pas dia langsung tidur lagi aku jadi mikir,apa dia setengah sadar ngucapinnya? Haha 😀 Endingnya… Aku malah ngakak. Ngerasa lucu pas Sehun bilang ‘besok suaramu hilang, jangan harap aku mau menggantikanmu menjadi main vocal!’ 😀

    Kira kira ff seperti ini bakal ada lagi yah dari kakak? Kalo ada ayo dipost kak. Aku yakin pasti bakal banyak yang suka 😀 Idenya segar kak,beda dari biasanya  Dan terakhir… Maaf kak,aku kebanyakan bacotnya. (_ _)#DeepBOW
    Terus berkarya kak Melur~~ Hwaiting!!!

    • Hai hai Dila welcome back ^^ Ini aku juga baru ada waktu lagi buka-buka blog. Akhir2 ini aku kayaknya jarang online lagi, baru ada kesempatan kkk
      Kalo ide ceritanya kepikiran pas lagi ngetik. Waktu itu aku ngetik fanfic sampe jam 11 malam, duh nyita waktu bgt -_- setelah itu ngomel sendiri “Coba EXO juga bikin fanfic kek biar tahu rasanya capek waktu ngetik fanfic tuh kyk gimana” dan hahah akhirnya Kyungsoo yang aku jadikan author xD Kalo alasannya aku milih Kyungsoo karena mungkin dia member pertama yang debut sebagai aktor, ya mungkin aktor bisalah nulis fanfic juga /gak nyambung/
      Iya Baekhyun cocok bgt makan di kafe tenda aja soalnya pas EXO Showtime dia juga ngajak member lain makan ‘makcang’ di pinggir jalan.
      Kalo yang ortunya Kris juga dari hoax itu aku angkat ._. Memang waktu mereka mau rilis album Wolf, Kris malah balik ke Kanada trus rumor kalo dia mau keluar dari EXO itu aku juga dengar hehe. Awalnya aku pikir mungkin di antara member atau pihak manajemen ada yang berseteru sama Kris, jadinya dia pulang kampung ._. tapi kalo dari tlist di twitter cuma bilang Kris ada masalah keluarga jadi dia harus pulang. Kalo soal masalah keluarganya juga aku gak tau. Tapi memang kenyataannya Kris gak pernah mau nyinggung soal papanya gak tahu kenapa… hahaha kita kok jadi bergosip ria nih tp enak juga sih xDDD
      Sehun itu sebenarnya sok bijak hahha coba satu kali aja dengar Sehun nyanyi solo duh paradise bgt 😀
      Terima kasih udah baca dan komentar. Semoga kamu suka ceritanya ^_^ Terima kasih juga dukungannya ya Dil
      FIGHTING!!!

  6. Lee hana

    hahaha sumpah ngakak bgt d. o jdi author masa dah gitu main castnya berubah eh g sempat ganti. kurang ajar bgt lu d. o baekhyun di bilang gak pantes jadi main castnya kalau makan di hotel berbintang hahaha jadi2nya ya tetep suho. tu lagi sehun pd bgt dia kalau d. o suaranya ilang berasa dia aja yg ntar ditunjuk buat gantiin pffff. .. lucu2

    • Hello Hana ^^
      Thank you udah mampir baca fanfic
      Kyungsoo kayaknya kurang matang mikirin ide fanfic-nya jadi suka ada perombakan besar-besaran di tengah cerita
      Hhhaaa 😀 kasian Baek
      Iya Sehun pd bgt mau jd main vocal mgkn sebenarnya ada bakat terpendam gitu xD
      Terima kasih komentarnya, semoga terhibur sama ceritanya

  7. Hyyyaahhh sumpah… ngakak abis… SeHun tumben bijak….
    Ahh daebak eonni… lucu banget sumpah….
    BaekHyun namja gak modal ppprrrfff…
    d.onya juga waktu nulis ff ada typo dengan castnya.
    ahhh sumpah somplak banget

    • Annyeonghaseyo~ terima kasih udah baca fanfic
      Semoga suka sama ceritanya ^^
      Ne… Baek, Chanyeol, sama Kai memang suka ngumpulin kupon subway gratis di real life untuk sekedar makan siang hahaa
      Jadi aku angkat di fanfic ini xD
      Iya Kyungsoo gak teliti waktu ubah nama cast jadinya typo ya ampun malu bgt pasti dia
      Terima kasih komentarnya… 😀

  8. XiaoLu's Wife

    yaampun..Dyo bner bgt xD => “Anak itu jangankan beli cincin berlian, makan saja dari kupon gratis yang dibagikan Kai. Baekhyun bukan tipe restoran bintang lima, tapi kafe tenda ddeokbokki pinggir jalan.”

    ini Sehun brasa bukan maknae yg ngomong..berasa leader xD =>
    “Cepatlah tidur! Kalau di Inkigayo besok suaramu hilang, jangan harap aku mau menggantikanmu menjadi main vocal!”

    aku gk bayangin klo Kyungsoo bner2 penulid ff..trs nulis ttg mreka sndiri xD hehe…

    crtax bgus kak..tp ini yg ttg Kris gk bner kan? soalx emg Kris jarang ngomongin Ayah nya.. .____. hehe

    XOXO~

    • Hello xiaolu welcome back ^^
      Terima kasih bgt udah mampir baca fanfic & komentar
      Semoga kamu senang baca fanfic-nya
      Iya ya coba dio beneran jadi author ff xD soalnya dia ekspresif bgt apalagi udah mulai jadi aktor, main film & drama
      Pasti dio jagolah buat fanfic kkk
      kalo soal masalah kris gak bener kok, cuma fanfic aja hehe.. iya dia memang jarang nyinggung soal ayahnya gak tau kenapa, dia juga lebih dekat sama ibunya sih

  9. Belum pernah liat author bercerita tentang author . . . Keren banget >,<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: