EXO PLAYGROUP: Do The Right Things

EXO PLAYGROUP_Do The Right Things_melurmutia

EXO Playgroup:

Do The Right Things

Author : Lulu

Main Casts : EXO Member

Support Cast : Sunny as teacher

Genre : Playgroup life, friendship, comedy

Rating : General

Length : Series

Disclaimer : I do not own the casts. Ide murni karangan author

Synopsis : Murid-murid EXO Playgroup menjalankan misi berbuat kebaikan sesuai nasihat Sunny soensaengnim

Note : Sebenarnya fanfic pendek ini udah aku tulis pertengahan tahun lalu dan seharusnya menjadi seri pertama dari EXO Playgroup tapi karena suatu alasan akhirnya gak jadi dipublish. Setelah dipikir-pikir, gak ada salahnya dipublish sekarang. Maaf kalau struktur kalimat fanfic-nya masih berantakan .__.

Jangan lupa beri komentar setelah dibaca

Don’t plagiarize my post!

Murid-murid EXO Playgroup berhamburan keluar gerbang menuju rumah masing-masing. Beberapa dari mereka masih menunggu penjemput mereka datang. Demikian pula dengan Luhan dan Sehun. Luhan mengipas-ngipas lehernya yang berkeringat dengan topi pink kotak-kotaknya. Siang itu matahari seakan membakar kulitnya. Polusi kendaraan dan debu beterbangan, menambah suasana gerah.

“Luhan, aku hauth. Kita beli bubble tea di thana lagi yuk!” ajak Sehun menarik lengan Luhan.

Sehun seakan tidak menunggu jawaban Luhan dan langsung menarik temannya itu untuk mengikuti langkahnya. Luhan mau-mau saja berhubung ia juga sangat haus. Meskipun stand bubble tea itu cukup jauh dari playgroup-nya.

Seorang nenek tua bungkuk bertongkat muncul di hadapan mereka. Kelihatannya sedang menunggu lampu merah untuk menyeberang jalan. Ia hanya seorang diri di sana. Kedua anak itu menghentikan langkah lalu saling bertatapan. Sepertinya keduanya punya pikiran yang sama.

“Luhan, kau lihat tidak? Halmeoni itu thepertinya layu banget. Ayo kita tolong dia thampai ke theberang jalan. Ini kan berbuat kebaikan. Jadi kita bitha cerita thoal ini bethok di depan kelath. Yuk yuk yuk!” seru Sehun menggebu-gebu, berlari menarik tangan Luhan.

Lagi-lagi Sehun bertindak semaunya tanpa menunggu jawabannya. Mereka sudah berdiri di samping nenek itu. Luhan sebenarnya takut. Biasanya ada ahjussi penjaga playgroup yang membantu mereka menyeberang. Sekarang, ia yang membantu orang lain. Biar bagaimana pun, ia hanya anak kecil. Entah kenapa ia cuma menurut saja. Mau bagaimana lagi -,-

Halmeoni, mari thini tangannya! Biar Thehun bantu nyeberang ya!”

Nenek itu menatap datar dua anak berseragam playgroup di depannya. Percaya diri sekali mereka ya! Bisa-bisa akhirnya malah ia yang membantu kedua anak itu menyeberang -_- Lampu hijau pun berganti merah. Mereka bertiga mulai menyeberang jalan. Nenek itu berjalan lambat dengan susah payah sambil bertumpu pada tongkatnya. Sudah beberapa detik lewat, mereka masih ada di tengah jalan besar, belum setengah jalan sampai ke seberang. Kedua anak itu mulai panik.

Halmeoni, jalannya cepat dikit bitha? Ini udah mau hijau lampunya. Thehun takut nih,” ujar Sehun stres sambil memegang erat tangan nenek itu.

“Huuusssshhh!” Luhan meletakkan telunjuknya di bibir dengan kening berkerut. “Sehun-ah, itu nggak sopan tahu! Kalau halmeoni dengar gimana?”

“Aduh, Lulu! Kalau kita ketabrak teruth gimana?” balas Sehun frustrasi.

Lampu berganti hijau. Kendaraan mulai memekikkan klakson kepada ketiga orang yang masih di jalan. Karena sudah tidak sabaran, sebuah truk besar langsung melaju begitu saja, mengempaskan angin polusi, dan hampir menyerempet mereka. Sehun dan Luhan kaget bukan main dan langsung memeluk erat sang nenek sambil berteriak.

“HUUAAAAAAAA!!!!!” tangis Sehun kencang.

SALLYEO JUSEYO!!! >O<” teriak Luhan menggila meminta tolong.

Sang nenek hanya diam dongkol dengan tingkah kedua anak itu. Kalau lututnya tidak sakit, sudah dari tadi ia sampai di seberang. Sekarang tubuhnya terkunci oleh kedua anak itu, semakin membuatnya tidak dapat bergerak dari tempatnya ヽ(`Д´)ノ

 ***

Sementara itu di tempat lain sepulang sekolah…

Kai mengintip dari balik mesin penjual minuman kaleng dengan hati was-was. Di depannya, ia bisa melihat tiga orang temannya, Xiumin, Lay, dan Tao sedang menunduk dikelilingi tiga anak lelaki SD berbadan besar dan tengil yang nampaknya berandal.

“Mana uangnya? Cepet kasih ke aku!” gertak salah seorang anak SD itu.

Bahu mereka bertiga bergetar mendengar geramannya. Mereka lalu berpandangan satu sama lain. Saling melempar pikiran. Kasih nggak ya?

“Sunny soensaengnim bilang kita harus berbuat kebaikan sama orang lain! Nggak boleh jahat kayak hyung!” protes Lay memberanikan diri.

“Betul! Orang jahat nanti ditangkap polisi lho!” tambah Tao kemudian.

Anak SD itu berdecak keras dan tertawa. Sejenak melemparkan pandangannya ke arah lain lalu kembali berbalik menatap murid playgroup itu.

“BACOT! YAAAA!!! CHIGULLE? CEPETAN MANA UANGNYA?”

Tao dan Lay tersentak dan buru-buru mengeluarkan uangnya yang hanya beberapa won dari ransel kecilnya. Mereka memang yang paling tidak bisa melawan. Anak SD itu lalu merampas uang dari tangan mereka dengan senyum jahat penuh kemenangan. Dari kejauhan Kai menggerutu sendiri. Kenapa mereka kasih uangnya? Aish! Payah!

Xiumin sedari tadi hanya menundukkan kepala. Tidak bergerak sedikit pun. Ketiga anak SD itu lalu menghampirinya dengan dagu terangkat.

“Kamu kenapa diam aja di situ?”

“Tapi Xiu memang nggak punya uang hyung! -__-”

Ketiganya lalu merampas kasar ransel Xiumin dan menemukan beberapa bakpao hangat di dalamnya. Anak SD itu tertawa kegirangan. Xiumin berbalik merampas apa yang menjadi miliknya dari mereka dengan mata berapi-api.

Andwae! Jangan ambil bakpaoku! Lebih baik pukul aku daripada harus memberikan bakpao lezat ini pada hyung!”

Ketiga anak SD itu saling menatap kebingungan lalu tersenyum sinis. Secepat kilat mereka mengalungkan lengan mereka ke badan Xiumin dan ‘hendak’ melakukan seperti apa yang dikatakan anak playgroup itu. Namun belum apa-apa Xiumin sudah berteriak.

“Kyaaaa!! Jangan pukul aku! Ara! Ara! Ambil saja bakpaonya! T____T” jerit Xiumin menyerah.

Setelah mengambil semuanya, anak-anak SD itu meninggalkan mereka sambil tertawa terbahak-bahak. Kai berlari menghampiri mereka dengan wajah kesal. Ketiga anak itu terkejut melihat Kai yang tahu-tahu sudah berdiri di hadapan mereka.

“Yaaa! Payah! Kenapa kalian kasih semuanya? Kenapa nggak kalian ngelawan?” seru Kai sambil menunjuk mereka satu per satu.

“Anggap saja kita sedang berbuat kebaikan,” jawab Lay polos.

“Mereka pasti lebih butuh uang dan bakpao daripada kita,” tambah Tao datar.

Pabo! Itu bukan berbuat kebaikan tapi di-bully, tahu nggak?” balas Kai sambil menepuk dahi mendengar jawaban konyol teman-temannya.

Chakkaman! Kamu sendiri dari tadi kemana? Kita kan tadinya pulang berempat! Jangan-jangan kamu kabur sendiri! WAE IREOHKE?” pekik Xiumin berlebihan sambil menunjuk Kai.

Glek! Memang benar yang dikatakan Xiumin. Lebih tepatnya bukan kabur sendiri, melainkan tidak sempat menarik mereka kabur bersama karena ia sudah kabur duluan. Ya, sama saja sih! Kai jadi salah tingkah.

“Ahh.. i.. itu.. anu.. (.___.)>”

“Jadi dari tadi kamu cuma ngelihatin kita di-bully ya?” tanya Tao dengan nada tinggi.

“Kenapa kamu nggak tolongin kita?” tambah Lay yang langsung berubah kesal.

Belum sempat Kai memberikan penjelasan, ia sudah dikeroyok duluan oleh mereka bertiga.

 ***

Di tempat lain pula, sepulang sekolah…

“Baekhyun-ah, Chanyeol-ah, lihat! Ada anak kucing terjebak! O___O” seru D.O dari tepi parit.

Anak kucing itu berdiri ketakutan di pipa parit tempat keluarnya air limbah. Genangan limbah di parit itu tidak dalam, namun kotor. Sedikit saja anak kucing itu bergerak, bisa-bisa ia jatuh ke dalam genangan limbah. Misi bagus bagi mereka bertiga untuk diceritakan di depan kelas besok.

“Meoww.. meoww.. cuk cuk cuk..” D.O membuat suara-suara tak jelas dan mengulurkan sebelah tangan untuk meraih anak kucing itu. Sayang sekali tangan pendeknya itu tidak bisa menolong. “Tanganku nggak nyampe.”

Chanyeol dengan percaya diri mengambil alih posisi D.O namun tetap saja usahanya sia-sia. Tangannya juga tidak mampu meraihnya. Tiba-tiba Baekhyun datang dengan membawa sebuah kayu panjang di tangannya sambil tertawa. Ia menggeser kasar Chanyeol dari tempatnya dan mulai menurunkan kayu panjang itu ke arah anak kucing.

“Ngeooooonnggg.. ya, kucing kecil. Ayo manjat di sini!” seru Baekhyun dari atas parit.

Namun, kayu panjang yang dipegangnya mengenai anak kucing itu sehingga nyaris kehilangan keseimbangan.

“WOOOOOOO!!!!!” seru mereka bertiga kaget. Beruntung anak kucing itu tidak jatuh tercebur. Masih berdiri kaku di pipa.

“Baekhyun-ah! Micheoseo? Gara-gara kau tadi anak kucingnya hampir jatuh!” omel Chanyeol mengangkat-angkat dagunya.

Ne! Lagian kenapa pakai kayu? Kucing mana yang bisa manjat?” tambah D.O.

Baekhyun mengerutkan kening, memajukan bibirnya, lalu melempar kayu panjang tadi ke sembarang tempat karena kesal.

“Berisik! Pokoknya aku yang bakal tolongin anak kucing itu. Lihat saja! Besok Sunny soensaengnim pasti bangga sama cerita kebaikan aku. Kalian awas aja ya kalau ngambil ceritaku!” ancam Baekhyun mengepalkan tangannya ke arah mereka.

Chanyeol dan D.O hanya bisa saling pandang. Baekhyun kini mencoba meraih anak kucing itu dengan tangannya sendiri. Ia berusaha sekuat tenaga. Sedikit lagi dan… BYURR!

“BAEKHYUN-AH!!! >O<” teriak Chanyeol dan D.O bersamaan.

Baekhyun tercebur ke parit yang kotor itu. Begitu ia bangkit, seragamnya sudah teresap air limbah, lumut-lumutan, dan aroma tak sedap. Chanyeol dan D.O melompat-lompat ketakutan, berlarian mondar-mandir di tepi parit, tidak melakukan apapun yang bisa menolong Baekhyun saking kagetnya. Warga setempat berdatangan ke tempat mereka, mengeluarkan Baekhyun yang sudah menangis di bawah, berikut anak kucingnya. Mission failed! -__-

 ***

Di tempat lain satunya lagi, sepulang sekolah

Chen dan Kris masih berdiri menunggu penjemput mereka di depan gerbang. Hawa panas kota Seoul terus menyerang. Chen masih mengipas-ngipas wajah dengan sebelah tangannya sampai ia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Tidak jauh darinya, seorang wanita sedang berdiri kebingungan dengan koper besar yang dibawanya. Kepalanya memutar ke segala arah seperti mencari-cari sesuatu. Sepertinya ia tersesat. Yang paling membuatnya senang adalah wanita itu seorang bule. Ini kesempatan bagus untuk cerita kebaikan besok! Menolong wanita bule! Keren!

“Kris! Kris! Kris!” seru Chen mengguncang-guncangkan hebat tubuh Kris. “Bahasa Inggrisnya ‘permisi, ada yang bisa aku bantu’ apa ya?”

Kris yang merasa terusik dengan ulah Chen dengan segan memberitahunya hingga beberapa kali. Chen melompat-lompat kegirangan. Tanpa pikir panjang, Chen berlari begitu saja meninggalkannya. Kris kebingungan sendiri dan penasaran sehingga ia ikut berlari mengikuti Chen di belakangnya. Temannya itu lalu berhenti di hadapan seorang wanita yang… astaga! -___-“

Execiuse me, bule noona! May I helpeu you?

Wanita itu terdiam tidak mengerti melihat anak kecil bertopi dan berblazer pink di depannya sedang tersenyum lebar.

Mianhaeyo adek. Kamu ngomong apa ya? Noona nggak ngerti,” jawab wanita itu kebingungan.

Chen malah tambah kaget karena wanita itu bisa berbahasa Korea. Ia masih menatap kakak berambut pirang itu saat Kris tiba-tiba menarik lengannya dan membisikkannya sesuatu.

“Mworaneungoya?” bisik Kris malu seekali melirik ke wanita tadi.

“Mwoya?” tanya Chen tidak mengerti.

“Ya, kau salah! Noona ini bukan bule, tapi penderita albino,” jelas Kris tidak enak hati.

“Albino?”

“Ne! Orang albino itu bergaya seperti bule, tapi sebenarnya bukan bule.”

Chen menatap beberapa detik ke arah Kris. Otaknya tidak terlalu dapat menerima setiap kata dari penjelasan Kris tadi.

“Maksud lo?”

“Itu juga aku nggak ngerti -__- udahlah! Pokoknya noona ini bukan bule!”

Walapun tidak mengerti penjelasan Kris, yang jelas Chen kecewa berat bahwa orang di depannya itu bukan bule. Ia mendesah keras. Bagaimana ini? Ia sudah terlanjur menawarkan bantuan. Ia langsung teringat perkataan soensaengnim-nya bahwa berbuat kebaikan harus didasarkan dengan hati tulus, bukan untuk dihitung-hitung. Ya, nggak ngerti juga sih Sunny soensaengnim ngomong apa. Nggak keren deh!

Wanita itu ternyata menanyakan letak suatu jalan kepada Chen. Anak itu mangut-mangut lalu bersedia menemani wanita itu ke tempat tujuan. Memaksa tepatnya.

“Kamu cukup tunjukkan arahnya saja dari sini. Tidak perlu sampai mengantar noona.”

Gwaenchana noona. Biar Jongdae temani. Jongdae tahu tempatnya kok. Nggak jauh.”

Dengan segan wanita itu mengikuti kemana anak kecil itu membawanya pergi. Bagaimana bisa ia dituntun oleh seorang murid playgroup? Bisa gawat kalau anak ini pergi jauh-jauh dari tempatnya tadi. Dimana orangtuanya? Sudah 15 menit berlalu mereka lewati dengan berjalan kaki. Ini gawat. Wanita itu baru berpikir. Betapa bodohnya ia membiarkan anak kecil ini ikut dengannya.

Entah karena terlalu percaya diri, terpaksa menerima bantuan, lupa, atau sama sekali tidak tahu arah, Chen memperlambat langkahnya. Ia menelan ludah. Diperhatikannya bangunan dan lingkungan sekeliling. Semuanya tampak asing. Kris yang Cuma ikut-ikutan keihatan bengong. Dari gelagat anak itu, nampaknya ia mulai hilang arah. Wanita itu mengembuskan napas lalu kembali mennyakan jalan kepada orang sekitar. Ternyata tempat tujuan sudah mereka lewati. Wanita itu mengembuskan napas berat. Ia merasakan ujung baju ditarik-tarik oleh Chen. Anak itu memasang ekspresi malu.

Noona, bisa antarkan aku kembali ke EXO Playgroup?”

***

Keesokan harinya, di kelas

Ini aneh. Tidak biasanya murid-muridnya seperti ini. Hanya diam sambil memandangi teman-temannya yang lain. Biasanya mereka berlomba-lomba mengangkat tangan dan maju ke depan kelas dengan percaya diri.

“Hayo, siapa yang mau naik cerita?” ajak Sunny sekali lagi sambil mengitari kelas.

Sebenarnya mereka sangat menggebu-gebu dengan tema ini. Namun, mereka merasa gagal dalam berbuat kebaikan yang sesungguhnya sehingga tidak ada hal yang bisa mereka ceritakan, kecuali semua kejadian memalukan yang mereka alami kemarin.

Ujung mata Sunny menangkap bayangan anak di sampingnya mengangkat sebelah tangan, Suho dengan mata berbinar. Sunny tersenyum lembut sambil menepuk tangan.

“Suho, naik ke depan juseyo!”

Teman-temannya yang lain saling berbisik. Entah perbuatan baik apa yang telah diperbuat Suho mengingat mereka yang gagal dalam berbuat kebaikan. Suho menyapukan pandangan ke seluruh ruangan, menarik napas panjang, dan mulai bercerita.

Eomma pernah berbuat baik yang seperti apa?”

“Hmm, apa ya? Eomma pernah membantu seorang nenek tua menyeberang jalan, saling berbagi sesuatu dengan teman eomma yang kurang mampu, menyelamatkan anak kucing yang terjebak, membantu menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat, nggg apa lagi ya?”

“Susah sekali! Joonmyun belum sanggup yang seperti itu eomma.”

“Sayang, kebaikan itu banyak kok! Yang paling ringan adalah bagaimana Joonmyun melakukan sesuatu yang bisa membuat orang lain tersenyum bahagia. Menurut Joonmyun, perbuatan baik apa yang sudah Joonmyun lakukan selama ini?”

 

Suho terdiam dan terlihat berpikir keras. Ia menggeleng tidak tahu. Lebih tepatnya tidak mengerti. Ia masih mencerna kata-kata ibunya. Kemudian jutaan kebaikan itu terbesit kembali dalam ingatannya. Kebaikan yang telah ia buat. Suho tersenyum lebar. Kini ia mengerti. Ternyata begitu sederhana.

 

“Di ulang tahun eomma kemarin, aku memberinya kejutan saengil chukkahamnida dengan membuat kartu ucapan buatanku sendiri…….”

Semua mendengarkan setiap kata yang keluar dari bibir Suho dengan seksama. Kelas sangat tenang saat itu. Tidak ada yang melakukan aktivitasnya sendiri.

Eomma saat itu tersenyum manis sekali setelah menerima kartu ucapan itu dariku. Eomma lalu memeluk dan mencium kedua pipiku. Eomma juga berterima kasih dan bilang kalau eomma sangat sayang padaku. Bagiku bisa membuat eomma tersenyum adalah suatu kebaikan yang sangat besar……..”

Setelah Suho mengakhiri ceritanya, Sunny memecah keheningan dan bertepuk tangan. Ia tersenyum bangga kepada Suho. Teman-temannya yang lain pun ikut bertepuk tangan kencang dan tersenyum senang.

Advertisements
Categories: Baekhyun, Chanyeol, Chen, D.O, EXO Experience, Kai, Kris, Lay, Luhan, Sehun, Suho, Tao, Xiumin | Tags: , , , | 75 Comments

Post navigation

75 thoughts on “EXO PLAYGROUP: Do The Right Things

  1. ต้อม

    Daebak sumpah! T^T
    Lanjut thor ❤ aku fighting kamu/?
    Hohoh

    • Yesseu ngg namamu itu dibaca apa ya?
      Itu tulisan Thai kan? 😀
      Thank you udah berkunjung ke sini dan baca fanfic-ku ^^

  2. LOL!!!
    baru aja ada seri Visiting’s Sehun House undah muncul lagi yang ini!
    Ini sumpah bikin ngakak!
    Suho … benar-benar seorang angel.
    Itu Kai apaan coba? -,-
    HunHan kyaaaa~~~
    Kris nggak membantu sama sekali XD
    Tao, Lay, ama Xiumin kasihan amat.
    Baekhyun… HAHAHAHA!!!
    Itu juga Chanyeol sama D.O nggak bantu sama sekali!
    Chen… Hahahaha!
    Nice FF Eonnie! Ditunggu seri selanjutnya!

    • Yup! ^O^
      Fanfic ini sebenarnya file lama yg tersimpan di laptop
      Baru kepikir buat dipublish sekarang
      Thankss ya Dev udah mau baca dan beri komentar

  3. sumpah ya eonni, ini koplak banget
    aku suka aku suka, nice FF
    lanjut ya kakak ^^9

  4. roropoo

    kyaaa….
    itu chen malu”in -_-
    baekhyun malah kecebur haha
    aku suka sama ff ini x3

  5. @Baby_HyuKyu

    Aaa…ngegemesin bngett sihh ><
    HunHan momentx aku sukaaaa… ♡♥

  6. Irish

    suka banget sama seri exoplaygroup!!
    keep posting thor!(?) FIGTHING ^^

  7. hiaaaa 12 bocah imut nan tengil*plakk kembali…
    aku suka thorrr dan berhubung exo akhirnya mau comeback jadi makin sukaaaa*apa hubungannya*
    lanjuttt

    • OMG EXO udah comeback aku senang bgt!!! ♡♡♡
      Tambah keren sumpah!!!
      Regret nothing to stan those 12 gorgeous boys ^O^
      Proud being an EXO stan 😉

  8. kevinli

    hohohoho mereka nongol lagiiiiii \m/
    kok yang paling koplak si sehun sama luhan sih hahaha gak ngerti sama jalan hidup sehun *ehhh
    oh pantes pas diitung itung kurang satu bocah yg belom melakukan kebaikan yg gagal itu ternayat si kakak joonmyun toh:D
    sering sering bikin exo playgroup yaaah. xoxo~

    • xoxoxoxoxoxoxo
      Iya nanti ada seri lain kok
      Ini euforia comeback-nya seru banget ya ampun EXO tambah keren deh di 1st comeback-nya XD

  9. Hasna

    bocah bocah imut ini memang unyu :3
    hunhan momentnya sesuatu(?)
    baekhyun kasian banget deh-__-
    lanjutin thor~ fighting!

    • Kalo HunHan memang sesuatu ‘_’)
      Iya poor Baekhyun, aku mau bgt gendong dia dehh
      Thank you udah baca ya ^^

  10. aku paling suka bagian xiumin di sini xD
    dan setelah kupikir-pikir lagi, mereka jadinya yang minta pertolongan ya? wkwk hunhan moment-nya paling unyu :3
    suho :’) mereka gatau ada hal yang jauh lebih sederhana bisa disebut kebaikan :’)
    yaa mereka kan anak playgroup jadi gatau huahaha(?)
    ditunggu seri lainnya, hwaiting! ^^

    • Thankyu udah mampir dan beri komentar baekhyunie oppa wi dongsaeng…
      Mudah-mudahan udah benar ya hahaaa 😀
      Neee kasihan HunHan hampir ketabrak haha
      Iya nanti ada seri lain ditunggu aja 😉

  11. Thor.. Akhirnya EXO Playgroupnya muncul lagi xD Lucu banget sumpah 😀 Apalagi yang bagian Xiumin with his Bakpao 😀 hahhaha~
    Ditunggu yang lainnya yah~

    • Iya thanks udah baca
      Aku juga suka part Xiumin-nya dibully sama anak2 bandel itu haha
      Tenang aja, seri lain ada kok

  12. Nurul Fadillah (@Nurul_FL)

    Ceritanya gokill thorr, aku selalu ngikutin series EXO PlayGroup..tapi maaf aku baru komen di series ini soalnya aku baru punya unsername bt komen di wp…
    Aku tunggu series berikutnya thor, aku yakin banyak yg bca ff kmu tapi ggak ninggalin jejak…jdii lanjutt teruss thorr…..

    Oh iya yg MAMA on Film aku tunggu kelanjutan ceritanya ya…jgn lma ya thorrr, tarr aku bulukan nungguinnya…

    • Gak apa-apa kok Nurul
      Yang penting bisa bikin readers sekalian senang udah cukup
      Tapi jeongmal gomawoyo kamu udah ninggalin jejak artinya aku tahu kalo kamu baca fanfic-ku ^^
      Sering-sering main ke sini ya
      MAMA on Film ditunggu aja, kalo euforia comeback udah reda baru aku posting .___.v

  13. Park Hee Ra

    Daebak ceritanya! ^o^
    tapi endingnya kok kayak ngegantung ya? :/

    • Thankyu ^^
      Ngg? Ngegantung ya?
      Masalahnya Suho udah jelasin definisi kebaikan dalam arti sederhana di depan kelas
      Aku gak tahu lagi mau nulis apa haha

  14. hahahaha itu melas banget!
    ada yang dirampok (?) anak sd, ada yang kecebur, ada yang ga jadi nyebrangin nenek-nenek, ada yang tersesat yang padahal niat awalnya mau bikin orang ga tersesat -___-
    hebat! uri leader suho hebat sekaliiii #LeaderSuhoDay
    si chanyeol sama D.O kenapa ga ikutan nyebur juga ya? kan lumayan mereka bisa berenang bareng bertiga tuh kalo ikutan nyemplung huhuhuhu~ #sesat
    pokoknya keren bangeeet daaaah (y) 😀

    • Hai hai hai chanbaek shipper mampir lagi nih ^^
      Thank you bgt udah baca dan kasih komentar lagi
      #LEADERSUHODAY
      Ya ampun itu kemarin malam aku tweet hashtag itu mulu for wishing happy birthday to our Suho ^^
      Tepat bgt ya moment-nya hahaa

  15. lisung

    ih thehun sok2an mw nyebrangin nenek2 dia sendri ja takut , ada aja ya tingkahnya anak2 exo

    ditunggu ff selanjutnya

  16. lulu, besok aku balik lagi baca ini.. skrng udah setengah satu pagi.. tp aku iseng mampir dan aku langsung ketawa baca sehun ngatain halmoni layu banget.. 😆 kurang ajar looo, masih bau kencur aja ngatain orang tua *culik sehun*

    • aku sudah bacaaaaaaa… kyaaaaa, mau punya anak kek suho kecil di sini, berarti aku harus nikahin suho dong??? *migrasi ke korea* 😆
      lulu, unyu deh ceritanya.. aku suka nihhh… ada seri lainnya kan ya? nanti mau baca ahhh besok2.. xD

      “Lagi-lagi Sehun bertindak semaunya tanpa menunggu jawabannya.” << ada dua penggunaan "nya" dalam 1 kalimat itu, 1-nya mewakili sehun 1-nya mewakili luhan.. ngerti sih sebenernya pas baca, tp coba dihindari, lu.. biar kalimatnya lebih enakan aja klo dibaca.. misalnya kata "jawabannya" diganti jadi "jawaban luhan"..

      btw, yang ceritanya baekhyun, aku jadi berimajinasi sendiri.. andai waktu baekhyun kejebur, trus kucingnya keluar dari parit dengan ngelompat ke punggung baekhyun.. 😆 tambah miris tuh si baekhyun, nolongin dengan cara memalukan 😆

      well, dahdah luluuuu~ see ya 😉

      • Iya juga ya heheeee
        Ntar diganti deh kalimatnya
        Lumie thankyuuuuuuu ;DDDDD
        Aku suka bgt sama komentar2mu <3333
        Kok dahdah? mau kemana Lum? 😦

      • mau adu jotos sama skripsi.. doakan aku keluar idup2.. TT_____________TT

  17. daebak kak!!!

    sempat ngakak nista gara gara chen

    unyu bener bocah ni#cium chen#eh?

  18. Sumppeh seru banget apa lagi pas bagian si baekhyun kecebur comberan aduh kasihan banget di situ saya mikir baekhyun yg unyu munyu dengan kulit putih susu kecebur comberan pasti jd item :/ *lol

  19. Annyeong, reader baru disini *ga ada yang nanya* –” ..
    huaaah nice ff, ngebayangin bentuknya Baekhyun yang abis kecebur di parit ckckck. ini lagi si Kai bilang ke yang lain payah, lah dia sendiri malah kabur gak mau nolong hohoho.. okey keep writing thor, ditunggu series berikutnya^^

  20. mifta

    kocakk bnget aku ngebayangin EXO jdi playgroup bneran psti ngegemesin baaaaaaaaaaannnnnnnnnggggggggggggggggeeeeeeeeeeeeeeetttttttttttttttt !!!!!!!!!!!

    • Thank you for reaaaaaaaaaaaaaadddddddddddddiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnggg
      ^__^

  21. L

    Apapun seri playgroup ini aku suka semua , seri’a lanjuttin lg ya thor fighting

  22. addict___

    Ngakak berat pas bagian baekki nyebur. Ngebayangin chanyeol kyungsoo lompat lari gajelas bikin perut sakit. Ngebayangin wajah useless nya kris juga… Kocak banget sih!
    Itu kai, sok banget tauk.
    Kocak sekaliiii keep writing yaa!

  23. Pingback: EXO PLAYGROUP: Do The Right Things | 한성린

  24. Emm kalo gasalah epep ini belum atau gak di pub *jelek amat bahasanya.-. di EXO Ff ya? Soalnya aku jg baru baca. Aaah kangen sama baby2 eduuun ini -_-
    Ngukuks pas bagian Baek, bayangin mukanya kayak mau Wamil saoloh T.T
    HunHan~ aaa kasihan neneknya suer -_-
    Keren bgt as usual 😀

    • Thanks bgt udah baca dan komentar ❤
      Fanfic ini udah aku kirim kok ke exoff tapi blum dipublish sampe sekarang ._.
      Iya kasihan neneknya sehun luhan sok bgt sih mau nolongin ato ditolong

  25. Ddangkoplak

    Waaah cuman suho yang sikapnya lebih dewasa…. Ngga muluk2 utk berbuat kebaikan…

  26. wah, ending nya punya makna yang daebak(?) ^^
    ternyata di ending yg misinya berhasil cuma suho ya 😀

    oke eonni, ditunggu ya series EXO Playgroup nya lagi ^^
    hwaiting ^^

  27. wildan annisa

    wahaha yang paling kocak itu chen ama kris xD hoaaa suho salut salut 😀

  28. Thor daebak sumpah!!!!!!!!!!
    Next thor

  29. diana

    hahaha
    polos banget…
    jadi gemes

  30. keren author ! Trus berkarya dgn Exo Playgroupmu… ^^ gue suka bgt

    • Thankyu udah baca
      Aku juga kangen nulis exo playgroup lagi
      wah itu fanfic udah dari juli tahun lalu ya baru ada berapa seri hahaa

  31. ahiyyyy unyunya, meski aku ga suka exo tp fict ini unyu bener XD aku sbnrny trtarik baca ini grgr aku jg pny ff INFINITE Kindergarten gitu kakk xD tp aku gak post xD lucu ya bs kebetulan gitu hehehe xD

    • Kok nggak dipost? Post aja biar seru tuh 😀
      Ntar kalo ada ff playgroup kombinasi gitu, infinte exo bisa duet
      Atau paling tidak saling mengunjungi playgroup /duh apa sih/ xDD

  32. bagriens

    Lucu masa anak anaknya :3
    author itu cita citanya jadi guru tk ya?
    Feel banget….

  33. Leehana

    Haduhhhh apa2 an coba mereka smw pengen berbuat baek eh ujung2x mlah nyusahin rang laen sdarlah nak,,,,,,contoh tu si Suho

  34. riariaria

    pling ngakak sm ceritanya baekhyun, D.O, chanyeol.. haha :))
    ckck,, byunbaek byunbaek

  35. yeollshin

    Omaygat apa yg terjadi sama baekkicot ?? Wakakaka dia kecebur? Kasian :3
    paling lucu yg sehun luhan hahaha gak kebayang itu mereka nangis di tengah jalan.. Dan gak bisa bayangin gimana reaksi si halmeoni kkk~
    daebak!! 🙂

  36. mongochi*hae

    suho. U are the best !
    gk slh ak mlih kmu jd bias ak d.exo

    next seriesny yg lain dtnggu

  37. Aku dah baca semua serinya tapi maaf baru menyempatkan diri untuk koment.. ngebayangin anak2 exo masih playgroup so fun.. critanya ringan & sangat menghibur tanpa menghilangkan isi & nilai dr pesan crita… semua serinya seru, aku paling suka yang waktu mereka berusaha jadi pahlawan untuk nolong orang laiinn… keep writing nice ff Lulu

    • Hello ^^ semoga kamu suka ceritanya
      Heheh gak apa-apa kok kalo baru komen, aku gak maksa
      yang penting readers senang aja sama fanfic-ku 😀
      Iya kalo exo playgroup aku selalu usahain setidaknya ada nilai moral gitu jadi gak sekedar asal komedi aja
      Yaaaa xDDD
      Terima kasih bgt udah baca

  38. yoneelf

    lol
    kutunggu ff lain yaaaaa ….lucu bgt …. aku smpe senyum2 sndiri bacanya

  39. I am constantly ƿroud οf tҺese twelve wonderful boys.

    Accomplishing ɑll issues іn thіs kіnԁ of a thigh moments ոeed to Ƅe challenging
    and tiring but tҺank you for enduring perfectly aոd makung me love all of yoս muϲh more and
    a lot more. Just have a good rest аոd nеver get ill.
    You know yоu nоrmally be EXOstans inspiration~ EXO ɑrе jjang!
    EXO saranghae ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: